Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Eksekusi Bangunan Ilegal di Setu Tujuh Muara, Gubernur Jabar dan Wali Kota Depok Bertindak Tegas!

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|15:01 WIB
Bagikan:
Eksekusi Bangunan Ilegal di Setu Tujuh Muara, Gubernur Jabar dan Wali Kota Depok Bertindak Tegas!
Eksekusi Bangunan Ilegal di Setu Tujuh Muara, Gubernur Jabar dan Wali Kota Depok Bertindak Tegas!

PASUNDAN EKSPRES.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota Depok mengambil langkah tegas untuk membongkar bangunan permanen yang berdiri ilegal di badan air Setu Tujuh Muara, Bojongsari, Kota Depok.

Langkah ini dilakukan menyusul temuan struktur beton berdiri di badan air yang secara nyata mengurangi fungsi ekologis dan ruang penampung air setu tersebut.

Menurut keterangan dari otoritas terkait, struktur beton tersebut dipasang oleh pihak pengembang tanpa izin yang jelas dan melanggar ketentuan perizinan yang berlaku.

"Pada tahun 2024, pihak perusahaan yang bersangkutan mengajukan untuk pemaparan sepadan, dalam konteks ini tidak permanen" Ujar perwakilan DJSDA (27/01). 

Sebelumnya pemerintah sudah melayangkan surat teguran hingga dua kali kepada pengembang, namun tidak ada itikad baik untuk memberikan klarifikasi atau membongkar konstruksi tersebut secara mandiri.

Akhirnya, eksekusi lapangan menjadi langkah terakhir yang harus diambil.

Izin Gubernur Jawa Barat Untuk Walikota Depok

Eksekusi dilakukan setelah koordinasi intensif antara Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) dan Wali Kota Depok.

Mereka memutuskan bahwa struktur beton permanen itu harus dirobohkan demi mengembalikan fungsi badan air sebagai ruang publik dan Sistem Tata Air yang sehat.

"Saya ijin, saya tangani permasalahan di air setu tujuh warna pak gubernur" Ucap walikota Depok Sopian Suri (27/01) kepada Kang Dedi Mulyadi. 

Proses Pembongkaran

Seluruh struktur beton dan pagar pembatas yang dipasang di sekeliling badan air telah dibongkar oleh petugas.

"Kita tidak menolak investisi, tapi bukan berarti berinvestasi lalu merasa menguasai" Ujar walikota Depok Sopian Suri, kepada para pihak yang ikut menyaksikan pembongkaran bangunan permanen di air setu tujuh warna (27/01). 

Pembongkaran ini membuka kembali akses publik ke area setu setelah sebelumnya terhalang pagar pengembang secara ilegal.

Warga setempat menyambut baik langkah ini karena mereka kini dapat menikmati fasilitas ruang terbuka tersebut tanpa hambatan. 

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional6 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang6 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang7 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang7 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional8 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang9 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional10 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle10 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang10 jam lalu