Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Heboh Isu Dana PIP di SMPN 1 Kota Waluya, PGRI Karawang Buka Suara!

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|10:23 WIB
Bagikan:
Heboh Isu Dana PIP di SMPN 1 Kota Waluya, PGRI Karawang Buka Suara!
Heboh Isu Dana PIP di SMPN 1 Kota Waluya, PGRI Karawang Buka Suara! (Sumber Foto Youtube Dedi Mulyadi)

PASUNDAN EKSPRES- Isu dugaan penyalahgunaan dana Program Indonesia Pintar (PIP) kembali mencuat di SMP Negeri 1 Kota Waluya setelah kedatangan seseorang bernama Ronal Sinaga. Kedatangan Ronal yang membawa sejumlah data terkait dana PIP tahun 2020, 2021, dan 2022 ini menimbulkan kehebohan di lingkungan sekolah.

Dalam unggahan YouTube Kang Dedi Mulyadi berjudul KDM MINTA PGRI KARAWANG TIDAK BERDEMO | BENAHI TATA KELOLA PENDIDIKAN LEBIH UTAMA pada 16 Februari 2025, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Karawang, yang juga mantan kepala sekolah, memberikan tanggapan terkait isu ini. Ia menegaskan bahwa kepala sekolah yang menjabat pada periode tersebut telah mengalami mutasi dan digantikan oleh pelaksana tugas (PLT).

"Kepala sekolah tahun 2020, 2021, dan 2022 sudah digantikan dengan pelaksana tugas (PLT)," ujarnya.

Sementara itu, isu ini semakin melebar dan menyeret berbagai pihak hingga berujung pada keterlibatan kuasa hukum. Menurut informasi yang beredar, Ronal Sinaga mengklaim memiliki bukti terkait penggunaan dana PIP di SMP Negeri 1 Kota Waluya dan membandingkannya dengan kasus serupa di SMA 7 Cirebon.

Permasalahan ini pun menyita perhatian publik, mengingat dana PIP merupakan anggaran yang seharusnya dikelola dengan transparan dan akuntabel. Hingga saat ini, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang belum memberikan pernyataan resmi mengenai polemik ini.

Sebagai organisasi nonpartisan, PGRI menegaskan bahwa mereka tetap berkomitmen memperjuangkan hak guru dan pendidikan tanpa terlibat dalam kepentingan politik.

"PGRI itu organisasi nonpartisan, dan kami tetap fokus pada perjuangan pendidikan," tegas Ketua PGRI.

Polemik ini masih terus bergulir dan menjadi perhatian masyarakat, terutama para pemerhati dunia pendidikan. Semua pihak pun menunggu langkah selanjutnya dari Dinas Pendidikan Karawang dalam menanggapi isu yang berkembang ini.

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional10 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang10 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang11 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang11 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional12 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang13 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional14 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle14 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang14 jam lalu