Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Imigrasi Gandeng Kantor Pos Karawang dan Bentuk Desa Binaan

A
AsepEditor: Huba
|07:30 WIB
Bagikan:
Imigrasi Gandeng Kantor Pos Karawang dan Bentuk Desa Binaan
INOVASI: Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Karawang kerja sama dengan Kantor Pos Indonesia, untuk berinovasi dalam meningkatkan pelayanan publik.

KARAWANG-Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Karawang terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan publik dan mencegah penyalahgunaan dokumen perjalanan. Salah satu upaya terbaru adalah memperkuat kerja sama dengan Kantor Pos Indonesia untuk layanan pembayaran dan pengiriman paspor langsung ke rumah pemohon, Rabu (6/1). 

Kerja sama ini memungkinkan masyarakat mendapatkan paspor tanpa harus kembali ke kantor imigrasi. Layanan ini sangat diminati, terlebih karena wilayah kerja Imigrasi Karawang meliputi Karawang, Purwakarta, dan sekitarnya yang merupakan kawasan penyangga Ibu Kota.

“Biayanya hanya Rp20.000 per paspor, sudah termasuk pengiriman kilat, garansi, dan asuransi. Untuk wilayah Jabodetabek, paspor bisa sampai hanya dalam satu hari kerja,” jelas Madriva Rumadyo Gusmaritno, Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian.

Layanan pengiriman paspor lewat pos ini sudah berjalan selama tiga tahun dan terus dilanjutkan karena dinilai efektif dan memudahkan pemohon.

Selain layanan digital dan pengiriman, Imigrasi Karawang kini juga mulai membentuk desa binaan sebagai bentuk edukasi langsung ke masyarakat. Desa Citeko di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta menjadi salah desa binaan yang digarap.

“Di tingkat desa, kami masih sering temukan masyarakat jadi korban bujuk rayu oknum atau terlibat pemalsuan data. Kami ingin membekali perangkat desa agar bisa menjadi garda depan edukasi keimigrasian,” ujar Madriva.

Sosialisasi dan pemahaman keimigrasian akan diberikan secara rutin sebagai tahap awal sebelum program desa binaan diterapkan secara menyeluruh.

Selama enam bulan terakhir, lebih dari 100 permohonan paspor ditolak oleh Imigrasi Karawang. Sebagian besar pemohon berasal dari Karawang, Purwakarta, dan Subang. Modus yang digunakan adalah mengaku berwisata atau diajak keluarga ke luar negeri, namun tidak bisa menunjukkan data pendukung seperti surat penjamin.

“Ada juga pemohon dari luar daerah bahkan luar pulau yang mencoba bikin paspor di sini. Maka edukasi publik sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan dokumen,” tegas Madriva.

Imigrasi Karawang juga menekankan pentingnya berhati-hati dalam mengikuti program umrah mandiri tanpa bimbingan resmi. Banyak kasus jamaah umrah terlantar akibat kurangnya pemahaman dan kelengkapan dokumen.

Sebagai bentuk edukasi, Imigrasi Karawang kini juga rutin menyebarkan konten video edukatif seputar keimigrasian melalui media sosial resmi mereka.(kbe/ery) 

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini4 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat6 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta6 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta6 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang8 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline8 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline8 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline9 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle10 jam lalu
Imigrasi Gandeng Kantor Pos Karawang dan Bentuk Desa Binaan | Pasundan Ekspres