Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kades Cibukamanah Fasilitasi UMKM, Produksi Petai Jadi Keripik di Purwakarta

E
EgiEditor: Egi
|19:33 WIB
Bagikan:
Kades Cibukamanah Fasilitasi UMKM, Produksi Petai Jadi Keripik di Purwakarta
Kepala Desa Cibukamanah, Eni Kurniati saat menujukan keripik petai hasil produksi warga desanya.

PURWAKARTA-Petai atau pete merupakan pohon tahunan tropika dari suku polong-polongan. Petai termasuk tanaman hortikultura, yaitu tanaman buah dan sayur tahunan. 

Aromanya yang khas dan tajam membuat banyak orang menyukainya. Akan tetapi, gegara aroma itu pula tak sedikit orang yang membencinya.

Meski begitu, petai kerap dihidangkan di berbagai rumah makan sunda. Petai juga kerap menjadi bahan tambahan sambal goreng, warnanya yang hijau terang kontras dengan merahnya sambal, sangat menggugah selera.

Nah, yang unik, di Desa Cibukamanah, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, ada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang berhasil mengolah petai menjadi cemilan nikmat.

Bahkan, cemilan yang diproduksinya itu berhasil menghilangkan cita rasa pahit dan mengurangi aroma khas petai, sehingga memiliki nilai ekonomi tinggi. 

Adalah Kepala Desa Cibukamanah, Eni Kurniati, yang memulai terobosan tersebut. Idenya berawal saat Eni menjabat Kades Cibukamanah dan melihat petai di wilayah desanya berlimpah saat panen datang. 

Eni pun mencoba untuk mencari ide agar petai yang melimpah itu bisa dimanfaatkan dan menambah penghasilan bagi masyarakat desanya. 

"Saya pun mengumpulkan ibu-ibu untuk membahas bagaimana mengolah petai ini jadi produk unggulan Desa Cibukamanah," kata Eni kepada wartawan belum lama ini. 

Hasilnya, kata Eni, ibu-ibu sepakat untuk mengolah petai dengan cara yang berbeda dan tercetus lah ide untuk membuat keripik petai. Sempat beberapa kali gagal hingga akhirnya menemukan racikan pas membuat keripik petai.

"Saya bersama ibu-ibu mencoba mengolah petai jadi keripik hingga tiga kali gagal dan pada percobaan ke empat kami berhasil. Kami pun l langsung mencoba produksi dan memasarkaanya," ujar Eni. 

Adapun saat ini, kata dia, penjualan baru secara online dan antarteman. Walau belum masuk ke toko, produk ini sudah pernah dipesan hingga Bekasi dan Karawang. 

Eni pun berharap, produk keripik petai ini dapat dijual di toko-toko bahkan bisa tembus hingga keluar negeri. 

"Untuk pemasaran baru di wilayah Purwakarta, Karawang dan Bekasi saja. Harapannya bisa masuk ke toko-toko ritel, dan bisa dijual sebagai oleh-oleh khas. Untuk harganya satu poch seberat 200 gram hanya Rp 15.000 saja," ucap Eni.(add)

Berita Terbaru

Breaking News! Eks Kapolri LSP Ditetapkan Tersangka Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Breaking News! Eks Kapolri LSP Ditetapkan Tersangka Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Headline1 jam lalu
Liga Pelajar Piala Kapolres Subang 2026 Resmi Ditutup, SMPN 1 Pamanukan dan SMKN 1 Cipunagara Raih Juara

Liga Pelajar Piala Kapolres Subang 2026 Resmi Ditutup, SMPN 1 Pamanukan dan SMKN 1 Cipunagara Raih Juara

Subang2 jam lalu
SK Dewan Pengupahan Belum Ditandatangani, SPSI Subang Desak Bupati Segera Bertindak

SK Dewan Pengupahan Belum Ditandatangani, SPSI Subang Desak Bupati Segera Bertindak

Subang3 jam lalu
Ungkap Kasus Curanmor, Satreskrim Polres Purwakarta Amankan 6 Terduga Pelaku

Ungkap Kasus Curanmor, Satreskrim Polres Purwakarta Amankan 6 Terduga Pelaku

Purwakarta3 jam lalu
ADVERTISEMENT
SIDALI Dirancang Dukung Penanganan Persoalan di Lingkungan

SIDALI Dirancang Dukung Penanganan Persoalan di Lingkungan

Purwakarta3 jam lalu
Wabup Agus Masykur Lepas Tim Sepak Bola Porprov Subang, Targetkan Medali Emas

Wabup Agus Masykur Lepas Tim Sepak Bola Porprov Subang, Targetkan Medali Emas

Subang3 jam lalu
Posisi Sekretaris DPD Golkar Purwakarta Jadi Rebutan

Posisi Sekretaris DPD Golkar Purwakarta Jadi Rebutan

Purwakarta3 jam lalu
Madrasah Aliyah Negeri 1 Subang Tanamkan Budaya Membaca Gencarkan Selasa Literasi

Madrasah Aliyah Negeri 1 Subang Tanamkan Budaya Membaca Gencarkan Selasa Literasi

Subang3 jam lalu
Hindari Gangguan Sistem, SMK Informatika Pasundan Pilih TKA Gelombang 2

Hindari Gangguan Sistem, SMK Informatika Pasundan Pilih TKA Gelombang 2

Purwakarta3 jam lalu
Swiss-Bellhotel Karawang Rayakan Halloween di Lantai 16

Swiss-Bellhotel Karawang Rayakan Halloween di Lantai 16

Karawang3 jam lalu