Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Larangan Motor bagi Pelajar Picu Polemik, Kebijakan Dedi Mulyadi Dinilai Maju Tapi Belum Siap

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|09:39 WIB
Bagikan:
Larangan Motor bagi Pelajar Picu Polemik, Kebijakan Dedi Mulyadi Dinilai Maju Tapi Belum Siap
Dedi Mulyadi Larang Siswa di Jawa Barat Bawa Motor ke Sekolah

PASUNDANEKSPRES.ID - Langkah berani Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membatasi penggunaan sepeda motor bagi pelajar memicu perdebatan panas di tengah masyarakat.

Di satu sisi, kebijakan ini dinilai sebagai terobosan penting untuk menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang kerap melibatkan usia sekolah. Namun di sisi lain, kesiapan infrastruktur transportasi publik Jawa Barat dipertanyakan.

Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menilai kebijakan tersebut sebagai langkah maju dari perspektif keselamatan. Ketua Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah MTI, Djoko Setijowarno, menyebut larangan motor bagi pelajar secara konsep sudah ideal, namun penerapannya belum sepenuhnya realistis.

Menurut Djoko, masih banyak wilayah di Jawa Barat yang belum memiliki layanan angkutan umum memadai. Daerah seperti Purwakarta, Subang, Sukabumi, Garut hingga Cianjur disebut masih mengalami krisis transportasi publik.

“Tanpa sepeda motor, banyak pelajar terancam kesulitan berangkat ke sekolah karena jarak yang jauh dan minimnya pilihan angkutan umum,” ujarnya.

Data BPS memperkuat kekhawatiran tersebut. Dari total 17,03 juta kendaraan bermotor di Jawa Barat, sebanyak 14,12 juta di antaranya merupakan sepeda motor. Angka ini menunjukkan bahwa motor telah menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat, termasuk pelajar.

Di tengah tujuan mulia menekan kecelakaan lalu lintas, muncul pertanyaan besar: apakah infrastruktur transportasi Jawa Barat sudah cukup siap untuk menopang kebijakan ini? Ataukah justru pelajar yang akan menjadi korban dari aturan yang belum diiringi solusi nyata di lapangan?

Polemik ini menegaskan bahwa keselamatan memang penting, namun tanpa pembenahan angkutan umum secara menyeluruh, kebijakan pembatasan sepeda motor bagi pelajar berpotensi menimbulkan masalah sosial baru.

Berita Terbaru

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang16 menit lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang27 menit lalu
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang52 menit lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang2 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional3 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle3 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang3 jam lalu
Peluang Usaha untuk Pekerja Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Tambah Pemasukan

Peluang Usaha untuk Pekerja Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Tambah Pemasukan

Lifestyle4 jam lalu
Cara Top Up Kartu E-Money di GoPay, Pakai Fitur NFC Lebih Mudah

Cara Top Up Kartu E-Money di GoPay, Pakai Fitur NFC Lebih Mudah

Lifestyle5 jam lalu