Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Menteri LHK Apresiasi Jasa Marga Turut Pulihkan Lahan Kritis, Rekomendasikan Tanam Pohon Pule

E
EgiEditor: Egi
|06:30 WIB
Bagikan:
Menteri LHK Apresiasi Jasa Marga Turut Pulihkan Lahan Kritis, Rekomendasikan Tanam Pohon Pule
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq saat melakukan penanaman pohon pule di Rest Area Km 88B Tol Cipularang dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi upaya Jasa Marga sebagai otoritas jalan tol dalam menjaga lingkungan termasuk dalam mengatasi buruknya kualitas udara.

Ada tiga poin yang menjadi perhatiannya. Ketiganya adalah upaya penanaman pohon yang dilakukan secara rutin, uji emisi berkala serta pengelolaan sampah dari aktivitas tol dan komersial.

"Jasa Marga menanam pohon yang telah kami rekomendasikan untuk ditanam, yakni pohon pule," kata Hanif saat menghadiri Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang digelar di Rest Area Km 88B Jalan Tol Cipularang, Selasa (3/6).

Pohon pule ini, kata dia, memiliki banyak keunggulan. Di antaranya, sebagai solusi alami mengatasi buruknya kualitas udara serta meredam kebisingan. 

"Pohon pule juga sangat cocok ditanam di area green buffer zone atau zona penyangga hijau di sepanjang tol dan rest area," ujarnya menambahkan.

Ia berharap Jasa Marga tak hanya menanam pohon di wilayah kerjanya saja tapi juga bisa berkontribusi lebih dalam upaya pemulihan lahan di Jawa Barat.

"Ada 600.000 hektare lahan kritis di Jawa Barat. Semoga Jasa Marga melalui tanggung jawab sosial dan lingkungannya bisa ikut aktif mengatasi lahan kritis tersebut," ucap Hanif.

Terkait uji emisi, sambungnya, ia berpesan dapat dilakukan secara rutin dan berkala. Adapun sistem pengelolaan sampah agar terus dikembangkan.

"Di Rest Area 88B ini sudah ada sistem pengelolaan sampah organik menjadi pupuk organik. Skalanya belum besar namun sangat potensial untuk dikembangkan. Mudah-mudahan bisa dijadikan contoh bagi rest area lainnya," kata Hanif.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga M. Agus Setiawan mengatakan, upaya penanaman pohon masuk ke dalam program CSR yang rutindilaksanakan.

"Kami turut merealisasikan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, yakni nomor yang ke-15 tentang life on land atau ekosistem darat berupa rehabilitasi kerusakan lahan," ujar Agus.

Khusus pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 ini, pihaknya turut berperan aktif dengan menanam 4.700 pohon serentak di tiga wilayah operasional Jasa Marga. 

Ketiganya adalah Trans Nusantara yang kegiatannya berpusat di Medan, Trans Jawa berpusat di Cikunir Bekasi dan Trans Metro berpusat di Sentul Selatan.

"Hari ini, di Rest Area Km 88B ini, kami menanam 47 pohon pule yang direkomendasikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," ucap Agus.

Pohon pule ini, kata dia, berfungsi sebagai pohon perindang, penyerap polutan, menyerap panas, penahan angin dan peredam kebisingan. Setiap pohon pule juga mampu menyerap 21-21,6 kilogram CO2 per tahun.

"Adapun untuk uji emisi, kami menargetkan 200 kendaraan. Sementara pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos masih dalam tahap awal. Ke depan bisa dikerjasamakan dengan BUMDes setempat," kata Agus.

Sementara itu, Wakil Gubenur Jawa Barat Erwan Setiawan menyampaikan harapannya agar Hari Lingkungan Hidup Sedunia tak sekadar seremoni saja, tapi ada tindakan nyata seperti yang ditunjukkan Jasa Marga.

"Jawa Barat adalah provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak.Tercatat ada 10 juta unit kendaraan aktif setiap harinya di seluruh wilayah Jawa Barat. Ini menyumbang polusi udara yang tidak sedikit, sehingga harus ada langkah nyata mengatasinya," ujar Erwan.

Akan tetapi, sambungnya, Jawa Barat juga berhasil menurunkan efek rumah kaca hingga 7,99 persen. Hal ini sebagai komitmen kuat dalam upaya mengurangi emisi.

"Di sisi lain, indeks kualitas lingkungan hidup Jawa Barat berada di angka 66,09 masuk ke dalam kategori sedang. Sehingga hal ini masih perlu ditingkatkan," ucap Erwan.(add)

Berita Terbaru

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang2 jam lalu
Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Headline2 jam lalu
Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Lifestyle3 jam lalu
Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Nasional4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Subang5 jam lalu
Belum Dieksekusi, Silfester Matutina Malah Sempat Jadi Komisaris BUMN, Cuma 5 Hari Menjabat

Belum Dieksekusi, Silfester Matutina Malah Sempat Jadi Komisaris BUMN, Cuma 5 Hari Menjabat

Nasional6 jam lalu
Kawasan Industri Subang Makin Ramai, Hotel dan Penginapan Bakal Ketiban Berkah

Kawasan Industri Subang Makin Ramai, Hotel dan Penginapan Bakal Ketiban Berkah

Subang7 jam lalu
Tiga Calon Sekda Subang Jalani Cek Kesehatan di RSUD Ciereng

Tiga Calon Sekda Subang Jalani Cek Kesehatan di RSUD Ciereng

Headline8 jam lalu
Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Terungkap

Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Terungkap

Nasional8 jam lalu
Rekomendasi Tempat Ngopi untuk Meeting di Subang Paling Nyaman, Cek di Sini!

Rekomendasi Tempat Ngopi untuk Meeting di Subang Paling Nyaman, Cek di Sini!

Lifestyle9 jam lalu