Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemprov Jabar Uji Coba Hybrid Working: Transformasi Kerja ASN dan Potensi Efisiensi 20 Persen

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|14:01 WIB
Bagikan:
Pemprov Jabar Uji Coba Hybrid Working: Transformasi Kerja ASN dan Potensi Efisiensi 20 Persen
Ilustrasi Pemprov Jabar mulai uji coba hybrid working dengan WFH (Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - ‎Pemprov Jabar mulai uji coba hybrid working dengan WFH setiap Kamis guna menekan belanja operasional hingga 20 % — namun tantangan akses dan layanan publik masih menanti.

‎Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mulai menerapkan skema kerja hybrid bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang kombinasikan antara bekerja di kantor (WFO) dan bekerja dari rumah (WFH).

Skema tersebut akan diuji coba mulai November hingga Desember 2025 dengan tujuan utama efisiensi anggaran.
‎
‎Berdasarkan surat edaran Sekretaris Daerah Jabar, nomor 150/KPG.03/BKD, seluruh pegawai di perangkat daerah diperkenankan WFH setiap Kamis selama November 2025.

Pada bulan Desember, skema berubah menjadi 50 % pegawai WFH dan 50 % WFO di setiap unit kerja.
‎
‎Salah satu alasan pemilihan hari Kamis adalah hasil kajian internal yang menunjukkan bahwa WFH pada hari Senin atau Jumat berpotensi menciptakan “long weekend” sehingga menurunkan ritme kerja.

Dengan menetapkan Kamis, Pemprov Jabar berharap produktivitas tetap terjaga.
‎
‎Di sisi efisiensi, Kepala BKD Jabar menyebut bahwa melalui uji coba ini Pemprov menargetkan penghematan operasional sekitar 20 persen dari kondisi normal, termasuk pengurangan penggunaan listrik, air, dan fasilitas kantor lainnya.
‎
‎Meskipun demikian, sejumlah catatan muncul dari sudut pandang kritis. Para pemerhati birokrasi menyarankan agar transformasi kerja ini tidak hanya fokus pada penghematan anggaran, tapi juga memperhatikan aspek keseimbangan kerja-hidup, akses infrastruktur digital di rumah ASN, dan kemampuan unit pelayanan publik dalam menjalankan tugasnya tanpa gangguan. Kepala unit pelayanan publik tetap wajib WFO agar layanan masyarakat tak terhambat.
‎
‎Sebagai contoh, bagi wilayah seperti Subang, yang sebagian ASN bekerja di lapangan atau melayani masyarakat secara langsung, efektivitas hybrid working harus diuji lebih jauh dengan mempertimbangkan kondisi jaringan internet dan peralatan kerja jarak jauh.

Dengan demikian, skema ini bisa menjadi model transformasi birokrasi jangka panjang, bukan sekadar respons efisiensi semata.

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline7 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat8 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta8 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle9 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang9 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta9 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta9 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang9 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang9 jam lalu