Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Penanganan Orang Terlantar, Dinsos Purwakarta Harapkan Miliki Rumah Singgah

A
Adam SumartoEditor: Asep
|14:10 WIB
Bagikan:
Penanganan Orang Terlantar, Dinsos Purwakarta Harapkan Miliki Rumah Singgah
Dinsos P3A Kabupaten Purwakarta memulangkan pasangan lansia asal Bandar Lampung, Suhardi dan Rumnawati, yang telantar selama empat hari di Purwakarta.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Purwakarta melalui Bidang Rehabilitasi dan Pemberdayaan Sosial (Rehdayasos) kembali memulangkan orang telantar ke kampung halamannya.

Kali ini, pasangan lanjut usia (lansia) asal Bandar Lampung, Suhardi dan istrinya Rumnawati, yang difasilitasi kepulangannya setelah telantar selama empat hari di Purwakarta. Kepulangan keduanya telah dilaksanakan pada awal pekan kemarin.

Kabid Rehdayasos Dinsos P3A Kabupaten Purwakarta, Dindin Ibrahim mengatakan, pasangan lansia tersebut diketahui datang ke Purwakarta untuk mencari anaknya, namun alamat yang dituju tidak jelas, sehingga akhirnya telantar.

"Banyak orang telantar datang dari luar kota bahkan luar provinsi. Kalau masih di Jawa Barat, lebih mudah direunifikasi karena bisa langsung direkomendasikan ke Baznas untuk biaya kepulangan. Akan tetapi, kalau luar provinsi biasanya dilakukan secara estafet melalui dinas sosial di daerah yang dilalui," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (3/9/2025).

Meski demikian, Dindin menegaskan, untuk lansia pihaknya berusaha memberi perhatian khusus.

"Kasus pasangan asal Bandar Lampung ini awalnya hanya difasilitasi sampai Jakarta. Setelah kami koordinasi dengan pimpinan, akhirnya mereka bisa dibantu hingga tiba di kampung halamannya," ujarnya.

Dindin menjelaskan, pemulangan orang telantar memerlukan waktu karena harus dipastikan ada keluarga atau kerabat yang siap menerima.

Sambil menunggu kepastian itu, kata dia, Dinsos Purwakarta bekerja sama dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) untuk menampung sementara para penerima manfaat, termasuk anak, lansia, maupun orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

"Kami berharap pemerintah daerah segera memiliki rumah singgah. Dengan adanya rumah singgah, penanganan orang terlantar akan lebih layak. Selama ini, jika malam hari, mereka sering menunggu di kantor karena belum ada tempat khusus," ucapnya.

Ia menambahkan, bantuan kepulangan tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan tiket perjalanan dan sedikit bekal.

"Langkah ini untuk mencegah adanya modus. Jadi bantuan benar-benar digunakan untuk kepulangan mereka," kata Dindin.(add/sep)

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional10 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang10 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang11 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang11 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional12 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang13 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional14 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle14 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang14 jam lalu