Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

PG-PAUD UPI Kampus Purwakarta Ciptakan APE Inovatif "Smart Braille"

A
Adam SumartoEditor: Dede
|19:19 WIB
Bagikan:
PG-PAUD UPI Kampus Purwakarta Ciptakan APE Inovatif "Smart Braille"
Prodi PG-PAUD UPI Kampus Purwakarta berhasil menciptakan Alat Permainan Edukatif berupa Smart Braille yang mengenalkan huruf dan angka kepada anak-anak dengan gangguan penglihatan (tunanetra).(Adam SUmarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta berhasil menciptakan Alat Permainan Edukatif (APE) berupa Smart Braille.

Hal ini terungkap pada Workshop Smart Braille Interaktif yang digelar di Aula Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Purwakarta Jl. Veteran Gg. Beringin No. 2, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, akhir pekan kemarin.

Dikonfirmasi terkait Smart Braille tersebut, Dosen PG-PAUD UPI Purwakarta Risty Justicia, M.Pd., menyebutkan, sesuai namanya, Smart Barille diperuntukkan bagi anak-anak dengan gangguan penglihatan atau penyandang tunanetra.

"Ide pembuatan Smart Braille ini berawal dari mata kuliah Alat Permainan Edukatif. Mahasiswa kami mendatangi SLBN Purwakarta dan berdiskusi dengan guru di sana terkait pembuatan APE yang paling cocok yang dibutuhkan anak-anak usia dini," kata Risty saat dikonfirmasi, Ahad (10/8/2025).

Setelah berdiskusi dalam beberapa pertemuan, sambungnya, maka mulai dikembangkan pembuatan APE berupa Smart Braille yang mengenalkan literasi dan numerasi berupa huruf dan angka. Karena di SLBN ini tidak ada TKLB, maka sasarannya adalah anak-anak SLB A Kelas 1.

Pembuatan Smart Braille ini melibatkan mahasiswa PG-PAUD dan guru SLBN A serta di bawah bimbingannya sebagai Dosen PG-PAUD UPI Purwakarta. Smart Braille ini juga telah mendapatkan validasi dari Dosen Prodi Pendidikan Khusus dengan Keahlian Tunanetra, Prinanda Gustarina Ridwan, M.Pd.

"Ibu Prinanda juga menjadi pembicara utama pada Workshop Smart Braille dengan materinya yang berjudul Pentingnya Literasi dan Numerasi bagi Anak dengan Hambatan Penglihatan," ujar Risty.

Ia menyebutkan, Smart Braille telah diujicobakan kepada anak-anak SLB A kelas 1. Juga diuji langsung oleh guru setempat, yakni Mulyana Wijaya yang juga seorang penyandang tunanetra.

"Dalam perkembangannya, Smart Braille kini dilengkapi dengan fitur suara, sehingga penggunaannya tak sekadar menyentuh huruf atau angka braille yang dibuat berukuran besar, tapi juga ada tombol suaranya," ucap Risty.

Sementara itu, Humas SLBN Purwakarta Khatmi Luthfi menyambut baik dan mendukung penuh pengembangan Smart Braille. 

"Sejak awal mahasiswa PG-PAUD UPI datang kepada kami dan menyampaikan niatan membuat APE, kami langsung menyambut baik. Terlebih, guru kami ikut dilibatkan, sehingga apa yang dibutuhkan tepat sasaran," kata Luthfi.

Senada disampaikan Widya Nurhidayah yang juga merupakan guru SLB A. Ia menjelaskan, Smart Braille dibuat berukuran besar dengan warna mencolok sehingga mudah dipahami anak-anak. 

"Khusus untuk warna yang mencolok ini karena ada beberapa anak dengan kemampuan melihat meski hanya beberapa persen saja. Sehingga akan sangat membantu mengenal huruf maupun angka yang ada di Smart Braille," ujar Widya.

Dihubungi terpisah, Wakil Direktur I UPI Kampus Purwakarta yang juga Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat, Dr. Idat Muqoddas, M.Pd., mengapresiasi Prodi PG-PAUD dan SLBN Purwakarta yang berkolaborasi sehingga menghasilkan APE berupa Smart Braille.

"Kampus sangat mendukung kerja sama kolaboratif ini. Harapan ke depan Smart Braille bisa terus dikembangkan dan tercipta APE-APE inovatif lainnya," ucap Idat.

Lebih lanjut Idat mengungkapkan Smart Braille telah didaftarkan ke Hak Kekayaan Intelektual (HKI) guna melindungi hak ciptanya. Untuk saat ini pihaknya sudah membuat lima unit Smart Braille. 

Pihaknya juga telah menandatangani MoU dengan SLBN Purwakarta terkait kerja sama pembuatan APE Smart Braille sekaligus pengembangannya ke depan. 

Disinggung apakah Smart Braille akan diproduksi massal dan diperjualbelikan, Idat menegaskan hingga saat ini Smart Braille masih dalam tahap ujicoba walaupun telah mendapatkan validasi dan didaftarkan ke HKI.

"Tidak menutup kemungkinan ke arah sana (dibuat massal dan diperjualbelikan, red). Akan tetapi fokus kami saat ini adalah untuk terus menguji coba dan mengembangkannya," kata Idat.(add)

Berita Terbaru

Baru Sehari, Subang Wedding Festival Catat Transaksi Rp852 Juta

Baru Sehari, Subang Wedding Festival Catat Transaksi Rp852 Juta

Subang2 jam lalu
Koran dan Media Online Pasundan Ekspres Raih Penghargaan SPS Awards 2026

Koran dan Media Online Pasundan Ekspres Raih Penghargaan SPS Awards 2026

Headline2 jam lalu
Persib Bandung Jadi Tim Terbaik Fase Grup, Cuma Butuh 1 Poin untuk Kunci Juara Grup E!

Persib Bandung Jadi Tim Terbaik Fase Grup, Cuma Butuh 1 Poin untuk Kunci Juara Grup E!

Olahraga3 jam lalu
Jadwal Libur November 2026: Ini Daftar Tanggal Merahnya

Jadwal Libur November 2026: Ini Daftar Tanggal Merahnya

Nasional4 jam lalu
Mengenal Teknologi Penyadapan LIMS yang Diduga Digunakan Listyo Sigit Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Mengenal Teknologi Penyadapan LIMS yang Diduga Digunakan Listyo Sigit Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Nasional5 jam lalu
Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

Subang6 jam lalu
Kabar Baik! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Mulai November 2026

Kabar Baik! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Mulai November 2026

Nasional7 jam lalu
Prakiraan Cuaca Hari Ini di Subang Sabtu 7 November 2026, Cek Sekarang!

Prakiraan Cuaca Hari Ini di Subang Sabtu 7 November 2026, Cek Sekarang!

Lifestyle8 jam lalu
Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Nasional18 jam lalu
Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Nasional18 jam lalu