Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tinjau Pelaksanaan SPMB, Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Murid Tetap Tenang

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:31 WIB
Bagikan:
Tinjau Pelaksanaan SPMB, Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Murid Tetap Tenang
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi meninjau langsung layanan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, Senin (9/6/2026). (Gambar: Disdik Jabar)

PASUNDANEKSPRES.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan peninjauan langsung terhadap layanan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar pada Senin (9/6/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan berbagai laporan dan keluhan masyarakat terkait proses penerimaan murid baru dapat ditindaklanjuti secara optimal.

Dedi Mulyadi Tinjau Pelaksanaan SPMB

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur berdiskusi dengan sejumlah orang tua siswa yang mendatangi pusat layanan Disdik Jabar untuk menyampaikan permasalahan sekaligus memperoleh informasi mengenai tahapan SPMB.

Gubernur menerangkan bahwa masyarakat perlu memahami perbedaan antara Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) dan SPMB. Ia menegaskan bahwa tahapan yang saat ini berlangsung masih berupa pemetaan, bukan proses pendaftaran resmi.

"PCMB merupakan proses pemetaan untuk melihat potensi penerimaan calon murid di sekolah tujuan. Ini bukan pendaftaran. Justru, melalui pemetaan ini berbagai kendala bisa diketahui lebih awal sebelum pelaksanaan SPMB," ujarnya.

Menurut Gubernur, PCMB dapat dianalogikan sebagai tahap simulasi sebelum proses utama dimulai. Melalui pemetaan tersebut, calon murid beserta orang tua dapat mengetahui peluang diterima di sekolah yang dituju sehingga masih memiliki waktu untuk menyiapkan pilihan alternatif apabila diperlukan.

Ia menilai langkah tersebut penting untuk meminimalkan kepanikan yang kerap terjadi saat hasil seleksi diumumkan dan waktu yang tersedia untuk memilih sekolah lain sangat terbatas.

"Lebih baik kesulitan diketahui sekarang saat masih ada waktu untuk memperbaiki. Daripada persoalan baru muncul setelah proses penerimaan ditutup dan kesempatan melakukan perbaikan sudah tidak ada," katanya.

Selain memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait mekanisme penerimaan, Gubernur juga menyoroti sejumlah kendala teknis pada aplikasi layanan. Menurutnya, sebagian besar keluhan yang diterima berkaitan dengan aspek teknis sistem yang masih dapat diperbaiki dan disempurnakan.

Karena itu, Gubernur meminta agar evaluasi terhadap pengelolaan aplikasi segera dilakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Meskipun masih ditemukan sejumlah hambatan teknis, Gubernur menegaskan masyarakat tidak perlu cemas karena masih tersedia waktu yang cukup untuk melakukan berbagai pembenahan dalam pelaksanaan SPMB.

Ia juga menjelaskan bahwa sejumlah perbedaan hasil penilaian yang menjadi sorotan masyarakat umumnya berkaitan dengan aturan dan regulasi yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun daerah, termasuk dalam penilaian prestasi serta persyaratan tertentu yang harus mengikuti ketentuan resmi.

Gubernur pun mengajak seluruh orang tua siswa untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

"Kepada seluruh orang tua siswa, saya minta tidak panik. Tujuan pemetaan ini justru agar kita bisa mengetahui berbagai persoalan lebih awal dan memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikannya," tegasnya.

Selain itu, ia mendorong masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran dalam proses penerimaan murid baru.

"Kalau memang ada, sebutkan siapa pelakunya, siapa gurunya, siapa pejabatnya, dan di mana kejadiannya. Laporkan saja, akan diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Provinsi Jabar menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan murid baru berlangsung secara transparan, akuntabel, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini2 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat4 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta4 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta4 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang5 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline5 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline6 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline6 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle7 jam lalu