Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Kumpay Keluhkan Jalan yang Rusak Parah, Sudah 6 Tahun Tak Kunjung Diperbaiki

E
EgiEditor: Egi
|06:00 WIB
Bagikan:
Warga Kumpay Keluhkan Jalan yang Rusak Parah, Sudah 6 Tahun Tak Kunjung Diperbaiki
Jalan Kumpay, yang menjadi salah satu jalur alternatif menuju Kasomalang, kembali dikeluhkan warga karena kondisinya yang rusak dan tak kunjung diperbaiki hingga saat ini.(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Jalan Kumpay Desa Kumpay Kecamatan Jalancagak yang menjadi salah satu jalur alternatif menuju Kasomalang, kembali dikeluhkan warga karena kondisinya yang rusak dan tak kunjung diperbaiki hingga saat ini. Kerusakan jalan ini telah berlangsung selama enam tahun tanpa ada tindakan nyata dari pihak terkait, membuat masyarakat sekitar semakin frustrasi.

Berdasarkan pantauan Pasundan Ekspres pada Kamis (9/1/2025), kondisi jalan Kumpay semakin memprihatinkan, terutama di musim hujan. Banyak genangan air yang terbentuk di sepanjang jalan, ditambah dengan batu-batu yang muncul ke permukaan, sehingga membuat jalur ini menjadi sangat berisiko bagi pengguna jalan. 

"Jalan ini sangat berbahaya, apalagi kalau hujan deras. Batu-batunya licin, dan sudah banyak pengendara yang hampir tergelincir," ungkap Geral, warga Jalancagak, yang kerap melintasi jalur tersebut.

Menurutnya, kerusakan jalan ini sudah berlangsung lama, namun hingga saat ini belum ada tindakan signifikan dari pemerintah. "Sampai sekarang, belum ada tanda-tanda akan diperbaiki. Kami hanya bisa berharap," tambahnya.

Sopandi, warga Desa Kumpay mengaku kecewa dengan minimnya perhatian terhadap jalan di desa nya. Ia merasa kondisi ini menunjukkan bahwa kebutuhan infrastruktur di daerahnya kurang menjadi prioritas. "Jalan berlubang di mana-mana. Kalau dibiarkan terus seperti ini, nanti malah tambah rusak dan membahayakan. 

Apalagi jalan ini sering dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat," keluh Sopandi yang sebagai Kurir paket JNE.
Ia juga menyoroti bahwa jalan Kumpay adalah salah satu akses penting bagi masyarakat, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun kegiatan sehari-hari. Namun, hingga kini, perbaikan jalan belum menjadi perhatian pihak terkait.

Warga berharap agar pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jalan Kumpay. Perbaikan jalan ini dianggap mendesak, mengingat kondisi yang semakin buruk dan membahayakan. "Harapan kami sederhana, jalan ini segera diperbaiki. Bukan hanya untuk kenyamanan, tapi juga untuk keselamatan masyarakat yang setiap hari menggunakan jalan ini," kata Sopandi.

Selain itu, warga meminta adanya perhatian berkelanjutan terhadap infrastruktur di wilayah tersebut, bukan hanya penanganan sementara. Mereka berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar jalan bisa bertahan lama dan tidak kembali rusak dalam waktu singkat.

Kerusakan jalan di Subang bukan hanya terjadi di Kumpay, tetapi juga di beberapa wilayah lainnya. Namun, jalan Kumpay menjadi perhatian khusus karena merupakan jalur strategis yang sering digunakan masyarakat untuk berbagai keperluan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait rencana perbaikan jalan tersebut. Masyarakat berharap ada langkah nyata dalam waktu dekat untuk memperbaiki jalan Kumpay, demi kesejahteraan dan keselamatan warga.(hdi/sep)

Berita Terbaru

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional11 menit lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline14 menit lalu
Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional16 menit lalu
BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Nasional26 menit lalu
ADVERTISEMENT
Infak ASN RSUD Ciereng Terkumpul Rp5,2 Juta, BAZNAS Subang Fokuskan untuk Kesehatan

Infak ASN RSUD Ciereng Terkumpul Rp5,2 Juta, BAZNAS Subang Fokuskan untuk Kesehatan

Headline30 menit lalu
Beras Fortifikasi Abal-abal Ditemukan di Pasaran, Apa Artinya?

Beras Fortifikasi Abal-abal Ditemukan di Pasaran, Apa Artinya?

Lifestyle33 menit lalu
Pilihan Jurusan yang Cocok untuk Industri Manufaktur, Bukan Cuma Teknik!

Pilihan Jurusan yang Cocok untuk Industri Manufaktur, Bukan Cuma Teknik!

Lifestyle1 jam lalu
Cara Mengembalikan Akun TikTok yang Hilang, Jangan Panik Dulu!

Cara Mengembalikan Akun TikTok yang Hilang, Jangan Panik Dulu!

Lifestyle1 jam lalu
Cara Membuat CV untuk Melamar Kerja di Pabrik Subang September 2026, Jangan Lewatkan Bagian Ini

Cara Membuat CV untuk Melamar Kerja di Pabrik Subang September 2026, Jangan Lewatkan Bagian Ini

Lifestyle2 jam lalu
Nasib Menteri Nusron Setelah Anak Buah Diciduk KPK, Begini Perkembangannya!

Nasib Menteri Nusron Setelah Anak Buah Diciduk KPK, Begini Perkembangannya!

Nasional2 jam lalu