5 Adab Berbuka Puasa yang Dianjurkan dalam Islam, Bukan Sekadar Soal Makan

PASUNDANESKSPRES.ID - Berbuka puasa bukan hanya tentang menghilangkan lapar dan haus setelah seharian menahan diri. Dalam ajaran Islam, momen berbuka memiliki nilai ibadah yang besar dan diiringi adab tertentu yang dianjurkan untuk diamalkan.
Kira-kira apa saja, ya adab berbuka puasa? Yuk, kita simak beberapa adab yang dilansir dari laman Baznas.
Adab Berbuka Puasa yang Dianjurkan dalam Islam
Berikut ini adalah beberapa adab buka puasa yang wajib kamu tahu.
1. Tidak Berlebihan Saat Berbuka
Salah satu kesalahan yang sering terjadi saat berbuka adalah makan berlebihan. Padahal Islam mengajarkan keseimbangan dalam segala hal, termasuk dalam urusan makan.
Dalam Al-Qur'an, Allah SWT memerintahkan manusia untuk makan dan minum, tetapi tidak berlebihan karena Allah tidak menyukai sikap berlebih-lebihan.
Berbuka secukupnya membantu menjaga kesehatan pencernaan, mencegah rasa lemas setelah makan, serta membuat tubuh tetap ringan untuk menjalankan ibadah malam seperti salat tarawih.
2. Mendahulukan Salat Magrib
Setelah berbuka ringan, dianjurkan untuk segera menunaikan salat Magrib terlebih dahulu sebelum melanjutkan makan besar. Rasulullah SAW mencontohkan berbuka secukupnya, lalu melaksanakan salat.
Hal ini menunjukkan bahwa ibadah tetap menjadi prioritas utama dibandingkan kebutuhan duniawi. Setelah salat, makan pun bisa dinikmati dengan lebih tenang dan penuh kesadaran.
3. Menyegerakan Berbuka Saat Waktunya Tiba
Salah satu sunnah utama ketika berpuasa adalah tidak menunda berbuka setelah waktu Magrib datang. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk segera berbuka sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muhammad al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj disebutkan bahwa manusia akan tetap berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.
Menyegerakan berbuka juga memberi manfaat bagi tubuh. Setelah seharian berpuasa, tubuh membutuhkan asupan energi untuk menstabilkan kadar gula darah dan mengembalikan stamina.
4. Membaca Doa Sebelum Menyantap Hidangan
Waktu berbuka dikenal sebagai salah satu momen mustajab untuk berdoa. Karena itu, dianjurkan membaca doa sebelum makan agar berbuka tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi juga bentuk syukur kepada Allah SWT.
Doa yang sering dibaca adalah:
“Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu.”
Selain itu, terdapat doa lain yang diriwayatkan oleh Abu Dawud yang bermakna bahwa rasa haus telah hilang, urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah.
Membaca doa ini mengingatkan bahwa setiap makanan yang disantap saat berbuka adalah rezeki dari Allah SWT.
5. Memulai Berbuka dengan Kurma atau Air
Rasulullah SAW mencontohkan untuk berbuka dengan sesuatu yang ringan terlebih dahulu, seperti kurma. Jika tidak tersedia, maka air putih menjadi pilihan yang dianjurkan.
Kurma mengandung gula alami yang mudah diserap tubuh sehingga mampu mengembalikan energi dengan cepat. Sementara air putih membantu tubuh kembali terhidrasi setelah seharian berpuasa.
Kebiasaan berbuka dengan makanan ringan juga membantu sistem pencernaan beradaptasi secara perlahan sebelum menerima makanan yang lebih berat.
Itulah mengenai adab berbuka puasa yang sejatinya bukan sekedar momen makan setelah menahan lapar, tapi ia adalah bagian dari ibadah yang memiliki tuntunan dan nilai spiritual tersendiri.
(ipa)
