5 Cara Menghilangkan Ketombe yang Bisa Kamu Coba di Rumah

PASUNDANEKSPRES.ID - Begini lima cara menghilangkan ketombe yang membandel. Ketombe merupakan salah satu masalah rambut yang sering mengganggu penampilan dan kenyamanan.
Selain menimbulkan serpihan putih di rambut dan pakaian, ketombe juga kerap menyebabkan rasa gatal pada kulit kepala.
Kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari pertumbuhan jamur berlebih, kulit kepala yang terlalu kering, hingga penumpukan sel kulit mati.
Untuk membantu mengatasi masalah tersebut, ada beberapa cara menghilangkan ketombe yang dapat kamu lakukan sendiri di rumah.
Mulai dari memanfaatkan bahan alami hingga menggunakan produk perawatan khusus.
5 Cara Menghilangkan Ketombe
Berikut ini adalah lima cara untuk menghilangkan ketombe yang bisa kamu coba.
1. Menggunakan Soda Kue
Soda kue dikenal memiliki kemampuan untuk membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk di kulit kepala.
Selain itu, bahan ini juga dipercaya dapat membantu mengurangi rasa gatal serta menghambat pertumbuhan jamur yang sering dikaitkan dengan munculnya ketombe.
Cara penggunaannya cukup mudah. Taburkan soda kue secukupnya pada rambut yang telah dibasahi, lalu pijat kulit kepala secara perlahan.
Diamkan selama satu hingga dua menit sebelum membilas dan keramas hingga bersih.
2. Memanfaatkan Lidah Buaya
Lidah buaya mengandung senyawa antiradang dan antijamur yang dapat membantu meredakan iritasi pada kulit kepala.
Selain membantu mengurangi ketombe, bahan alami ini juga dapat memberikan efek menenangkan pada kulit kepala yang gatal serta membantu menjaga kesehatan rambut.
Kamu bisa membuat masker lidah buaya dengan mencampurkan daging lidah buaya yang telah dihaluskan dengan satu sendok makan minyak kelapa.
Setelah itu, oleskan ke rambut dan kulit kepala secara merata.
Tutup rambut menggunakan shower cap dan balut dengan handuk hangat. Diamkan selama sekitar 30 menit, kemudian bilas dan keramas seperti biasa.
Perawatan ini dapat dilakukan seminggu sekali untuk membantu mengurangi ketombe.
3. Keramas dengan Tea Tree Oil
Tea tree oil atau minyak pohon teh telah lama digunakan sebagai bahan alami untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk ketombe.
Kandungan antijamur di dalamnya mampu membantu melawan jamur yang menjadi salah satu penyebab ketombe.
Namun, tea tree oil sebaiknya tidak digunakan langsung pada kulit kepala karena dapat menyebabkan iritasi pada sebagian orang.
Campurkan beberapa tetes tea tree oil ke dalam sampo yang biasa kamu gunakan.
Setelah itu, pijat kulit kepala dengan lembut saat keramas agar kandungannya meresap dengan baik. Diamkan sekitar lima menit sebelum membilas rambut hingga bersih.
4. Menggunakan Sampo Anti Ketombe
Jika ketombe cukup mengganggu atau sulit diatasi dengan bahan alami, penggunaan sampo anti ketombe dapat menjadi pilihan yang efektif.
Berbagai jenis sampo anti ketombe mengandung bahan aktif yang bekerja dengan cara berbeda.
Beberapa kandungan yang umum ditemukan antara lain:
- Pyrithione zinc, yang membantu melawan bakteri dan jamur di kulit kepala.
- Asam salisilat, yang berfungsi mengangkat kerak dan sel kulit mati.
- Selenium sulfida, yang membantu mengurangi pertumbuhan jamur penyebab ketombe.
- Coal tar, yang dapat membantu meredakan gatal dan mengurangi penumpukan sel kulit mati.
Pilih sampo yang sesuai dengan kondisi kulit kepala dan gunakan secara rutin sesuai petunjuk pemakaian.
5. Mengoleskan Air Jeruk Nipis
Air jeruk nipis juga sering digunakan sebagai salah satu cara alami untuk mengurangi ketombe.
Kandungan asam di dalamnya dipercaya dapat membantu menjaga keseimbangan pH kulit kepala sehingga pertumbuhan jamur dapat lebih terkontrol.
Cara penggunaannya cukup sederhana. Oleskan sekitar dua sendok teh air jeruk nipis ke kulit kepala, lalu pijat perlahan dan diamkan beberapa menit sebelum dibilas.
Kamu juga bisa mencampurkan satu sendok teh air jeruk nipis ke dalam secangkir air, kemudian menggunakannya sebagai bilasan terakhir setelah keramas.
Itulah lima cara menghilangkan ketombe yang bisa kamu coba. Jika ketombe tidak kunjung membaik, semakin parah, atau disertai kemerahan dan iritasi yang mengganggu, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
(ipa)
