Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

7 Aplikasi Ojol Bangkrut di Indonesia, Berhenti Beroperasi Satu per Satu

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|20:24 WIB
Bagikan:
7 Aplikasi Ojol Bangkrut di Indonesia, Berhenti Beroperasi Satu per Satu
7 Aplikasi Ojol Bangkrut di Indonesia, Berhenti Beroperasi Satu per Satu/foto via screenshot Frepik/mamewmy

PASUNDAN EKSPRES - Industri ojek online sempat meriah di Indonesia, tetapi seiring dengan persaingan yang ketat, beberapa perusahaan harus menutup usahanya.

Salah satunya adalah Uber, perusahaan transportasi besar dunia yang akhirnya menghentikan layanan di Indonesia.

BACA JUGA:Memahami eSIM XL, Perangkat yang Mendukung, dan Cara Memperolehnya

Berikut adalah daftar perusahaan transportasi online yang telah berhenti beroperasi:

1. Call Jack

Calljack, aplikasi ride hailing lokal dari Yogyakarta, menawarkan layanan serupa dengan Gojek/Grab, dengan dua opsi layanan, Calljack dan O'Jack. Namun, sayangnya mereka menghilang tanpa jejak.

2. Ojekkoe

Ojekkoe pernah memiliki 500 mitra pengemudi sebelum akhirnya tidak lagi aktif. Meskipun awalnya sukses, layanan ini akhirnya berhenti, meskipun biayanya hanya Rp 2.500 per hari.

3. Topjek

TopJek menawarkan tarif murah tanpa promo saat pertama kali diluncurkan, dengan fitur chat room yang belum ada di Gojek dan Grab saat itu. Meskipun berjanji, Topjek akhirnya gulung tikar.

4. Uber

Uber mengakhiri layanannya di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, pada tahun 2018. Bisnis mereka dijual kepada Grab, membuat sebagian mitra pengemudi beralih ke platform Grab atau Gojek.

5. LadyJek

LadyJek menawarkan layanan ojek online khusus untuk wanita oleh wanita, dengan hampir 3.300 pengemudi. Namun, karena keterbatasan modal, mereka juga harus berhenti beroperasi.

6. Blujek

Blujek, saingan utama Gojek dan Grab, juga berhenti beroperasi. Dengan armada yang cukup besar dan warna biru yang khas, Blujek tidak mampu bersaing dalam jangka panjang.

7. OjekArgo

OjekArgo telah tidak aktif sejak tahun 2017. Berbeda dengan aplikasi lain, pelanggan hanya perlu menginstal aplikasi tanpa perlu mendaftar atau membuat akun.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang16 menit lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang28 menit lalu
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang53 menit lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang2 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional3 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle3 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang3 jam lalu
Peluang Usaha untuk Pekerja Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Tambah Pemasukan

Peluang Usaha untuk Pekerja Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Tambah Pemasukan

Lifestyle4 jam lalu
Cara Top Up Kartu E-Money di GoPay, Pakai Fitur NFC Lebih Mudah

Cara Top Up Kartu E-Money di GoPay, Pakai Fitur NFC Lebih Mudah

Lifestyle5 jam lalu