Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Benarkah 50% Game di Indonesia Bakal di Banned Kominfo?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|13:15 WIB
Bagikan:
Benarkah 50% Game di Indonesia Bakal di Banned Kominfo?
Benarkah 50% Game di Indonesia Bakal di Banned di Kominfo? (Sumber Foto Game BROTT)

PASUNDAN EKSPRES- Di tengah gencarnya desakan untuk memblokir game online yang mengandung kekerasan oleh KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia).

Perbincangan seputar dampak dan solusi atas konten tersebut menjadi semakin penting. Game populer seperti Free Fire dan Mobile Legends, yang memiliki basis pemain yang besar di Indonesia, kini berada di bawah sorotan.

KPAI menekankan bahwa game-game semacam itu bisa memiliki dampak negatif terhadap anak-anak, termasuk meningkatnya perilaku bullying di kalangan pelajar.

Data menunjukkan bahwa sebagian besar pelajar yang terlibat dalam perkelahian di sekolah memiliki kecenderungan untuk memainkan game dengan unsur kekerasan.

Namun, sementara KPAI menyerukan larangan total terhadap game semacam itu, banyak yang menyoroti kompleksitas dilema di baliknya.

Sebagian besar game action dan RPG, yang secara inheren melibatkan pertempuran atau konflik, tidak selalu dimaksudkan untuk memicu perilaku agresif atau emosional.

Jadi, bagaimana kita dapat menghadapi tantangan ini dengan bijaksana?

Pertama-tama, perlu ada pemahaman bahwa larangan total mungkin bukan solusi yang paling efektif.

Alih-alih, pendekatan yang lebih holistik dan berimbang bisa lebih bermanfaat. Ini termasuk langkah-langkah seperti.

Pendidikan dan Kesadaran

Orang tua, guru, dan masyarakat secara keseluruhan perlu diberikan pemahaman yang lebih baik tentang risiko dan manfaat dari game online.

Ini akan membantu mereka memandu anak-anak dengan lebih baik dalam pemilihan dan penggunaan game.

Pengawasan Orang Tua

Orang tua memiliki peran penting dalam mengawasi aktivitas game anak-anak mereka. Menerapkan pengaturan waktu dan penggunaan filter konten bisa membantu mengurangi paparan anak-anak terhadap konten yang tidak pantas.

Penilaian Konten

Developer game memiliki tanggung jawab untuk menilai dan mengklasifikasikan konten mereka dengan bijaksana.

Ini termasuk memberikan informasi yang jelas tentang konten kekerasan atau seksualitas, sehingga orang tua dapat membuat keputusan yang lebih baik.

Inovasi Pengembangan Game

Developer juga bisa berperan dalam mengurangi kekerasan dalam game dengan menciptakan narasi yang lebih positif, memperkuat pesan moral, dan menekankan resolusi damai dalam konflik.

Kolaborasi dengan Pihak Berwenang

Kolaborasi antara industri game, pemerintah, dan lembaga perlindungan anak bisa membawa solusi yang lebih efektif. Ini termasuk mengembangkan regulasi yang lebih baik dan memperkuat mekanisme pemantauan.

Dengan pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif, kita dapat mencapai keseimbangan yang tepat antara menghormati kebebasan berekspresi dan melindungi anak-anak dari dampak negatif konten game yang tidak sesuai.

Dengan begitu, kita dapat merangkul teknologi secara bertanggung jawab dan menciptakan lingkungan online yang aman dan positif bagi semua orang.

Berita Terbaru

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga10 menit lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional10 menit lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Olahraga19 menit lalu
Bupati Purwakarta Soroti Papan Informasi Proyek yang Tak Terlihat Publik

Bupati Purwakarta Soroti Papan Informasi Proyek yang Tak Terlihat Publik

Headline23 menit lalu
ADVERTISEMENT
Suhar Nomor Urut 2, Bawa Visi Ciater Maju dan Masyarakat Sejahtera

Suhar Nomor Urut 2, Bawa Visi Ciater Maju dan Masyarakat Sejahtera

Subang27 menit lalu
Warga Keluhkan Knalpot Brong, Kapolsek Pamanukan Buka Ruang Dialog Saat Subuh

Warga Keluhkan Knalpot Brong, Kapolsek Pamanukan Buka Ruang Dialog Saat Subuh

Subang32 menit lalu
Catat Ini! Warga Jabar Tak Punya BPJS Kesehatan hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Catat Ini! Warga Jabar Tak Punya BPJS Kesehatan hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat32 menit lalu
Puslitbang Polri Kaji Efektivitas Penegakan Hukum di Polres Purwakarta

Puslitbang Polri Kaji Efektivitas Penegakan Hukum di Polres Purwakarta

Purwakarta35 menit lalu
Cinta Ibu Tak Bertepi, Rela Donorkan Hati Demi Kesembuhan Bayi 18 Bulan

Cinta Ibu Tak Bertepi, Rela Donorkan Hati Demi Kesembuhan Bayi 18 Bulan

Headline35 menit lalu
Koperasi Bakal Layani Gaji PNS dan Pensiun, Pemerintah Siapkan Penguatan Regulasi

Koperasi Bakal Layani Gaji PNS dan Pensiun, Pemerintah Siapkan Penguatan Regulasi

Nasional39 menit lalu