Daftar 21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Januari 2026

PASUNDANEKSPRES.ID - Informasi tentang daftar 21 penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan perlu diketahui oleh masyarakat.
BPJS Kesehatan merupakan program jaminan sosial dari pemerintah yang bertujuan memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Melalui program ini, peserta dapat memperoleh layanan kesehatan mulai dari pemeriksaan dasar hingga tindakan medis lanjutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Namun, tidak semua jenis penyakit dan layanan kesehatan dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Hal ini diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.
Untuk mengetahui informasi ini lebih lengkap, berikut daftar 21 penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan.
Daftar 21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan umumnya berkaitan dengan kondisi medis tertentu, layanan yang bersifat non-medis, atau penyakit yang timbul akibat tindakan yang disengaja.
Selain itu, beberapa layanan dikecualikan karena dianggap tidak berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar kesehatan atau tidak bersifat kuratif.
Berikut daftar 21 penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan.
- Penyakit yang berupa wabah atau kejadian luar biasa.
- Perawatan yang berhubungan dengan kecantikan dan estetika, seperti operasi plastik.
- Pelayanan meratakan gigi seperti behel.
- Penyakit akibat tindak pidana, seperti penganiayaan atau kekerasan seksual.
- Penyakit atau cedera akibat sengaja menyakiti diri sendiri atau usaha bunuh diri.
- Penyakit akibat konsumsi alkohol atau ketergantungan obat.
- Penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan lainnya ialah terkait dengan pengobatan mandul atau infertilitas.
- Penyakit atau cedera akibat kejadian yang tak bisa dicegah, seperti tawuran.
- Pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri.
- Pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan atau eksperimen.
- Pengobatan komplementer, alternatif, dan tradisional yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan.
- Alat kontrasepsi.
- Perbekalan kesehatan rumah tangga.
- Pelayanan kesehatan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang terdiri dari rujukan atas permintaan sendiri dan pelayanan kesehatan lain yang tidak sesuai peraturan perundang-undangan.
- Pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kecuali dalam keadaan darurat.
- Pelayanan kesehatan terhadap penyakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau hubungan kerja yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja atau menjadi tanggungan pemberi kerja.
- Pelayanan kesehatan yang dijamin oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib sampai nilai yang ditanggung oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas sesuai hak kelas rawat peserta.
- Pelayanan kesehatan tertentu yang berkaitan dengan Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Polri.
- Pelayanan kesehatan yang diselenggarakan dalam rangka bakti sosial.
- Pelayanan yang sudah ditanggung dalam program lain.
- Pelayanan lainnya yang tidak ada hubungan dengan manfaat jaminan kesehatan yang diberikan.
Demikian informasi tentang daftar 21 penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan per Januari 2026. (inm)
