Daftar 7 Mata Uang Terlemah di Dunia, Rupiah Nomor Berapa?

PASUNDANEKSPRES.ID - Timeline media sosial sedang dipenuhi berita melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Pergerakan ini membuat daftar mata uang terlemah di dunia ikut menjadi bahan perbandingan, terutama untuk melihat posisi rupiah di tengah tekanan pasar global.
Karena itu, rangkuman 7 mata uang dengan nilai terendah terhadap dolar AS kembali disusun sebagai gambaran kondisi terkini.
Nilai Tukar Dolar Amerika Serikat
Mata uang terlemah di dunia biasanya dihitung dari sederhana, yakni seberapa banyak unit mata uang lokal yang dibutuhkan untuk mendapatkan 1 dolar AS.
Semakin besar jumlahnya, semakin rendah nilai mata uang tersebut terhadap dolar. Cara ini membantu melihat perbandingan kekuatan mata uang dari berbagai negara dalam satu ukuran yang sama.
Banyak faktor yang memengaruhi, mulai dari inflasi yang sudah berlangsung lama, kebijakan bank sentral, kondisi perdagangan internasional, sampai sejarah perubahan nilai mata uang seperti redenominasi.
Dalam beberapa kasus, ada negara yang memiliki nilai tukar sangat besar terhadap dolar karena kebijakan ekonomi jangka panjang, bukan semata-mata karena kondisi ekonomi yang lemah.
Karena itu, daftar mata uang terlemah di dunia lebih tepat dilihat sebagai perbandingan nilai tukar, bukan penilaian tunggal terhadap kekuatan ekonomi suatu negara.
Penguatan dolar AS dalam beberapa waktu terakhir membuat banyak mata uang lain ikut melemah, termasuk rupiah. Hal ini membuat posisi rupiah kembali masuk dalam daftar mata uang dengan nilai tukar rendah terhadap dolar.
Daftar Mata Uang Terlemah di Dunia
Berikut mata uang terlemah di dunia berdasarkan data terbaru yang Pasundan Ekspres kutip dari CNBC Indonesia melalui Refinitiv per Senin (18/5/2026):
- Rial Iran: 1.318.130 per US$1
- Pound Lebanon: 89.500 per US$1
- Dong Vietnam: 26.350 per US$1
- Leone Sierra Leone: 22.683 per US$1
- Kip Laos: 21.808 per US$1
- Rupiah Indonesia: 17.650 per US$1
- Som Uzbekistan: 12.072 per US$1
Dari daftar mata uang terlemah di dunia tersebut, rupiah berada di posisi ke-6 dalam kelompok mata uang dengan nilai tukar rendah terhadap dolar AS.
Meski begitu, posisi ini tidak berdiri sendiri karena setiap negara memiliki kondisi ekonomi yang berbeda.
Rial Iran dan pound Lebanon berada di posisi paling bawah karena tekanan ekonomi jangka panjang yang membuat nilai tukarnya terus turun dalam waktu lama.
Rupiah tercatat berada di level Rp17.650 per dolar AS berdasarkan data perdagangan terbaru per Senin (18/5/2026). Nilai ini melemah sekitar 1,08 persen dibandingkan posisi sebelumnya di Rp17.460 per dolar AS.
Mata uang terlemah di dunia kembali menempatkan rupiah dalam daftar karena pengaruh penguatan dolar AS.
Kondisi ini juga terjadi pada banyak mata uang lain yang ikut bergerak melemah terhadap dolar.
Kebijakan suku bunga di Amerika Serikat yang masih tinggi menjadi salah satu faktor utama. Situasi ini membuat dolar lebih diminati sehingga mata uang lain cenderung tertekan.
(pm)
