Google Luncurkan Gemini Intelligence, Galaxy S26 Jadi yang Pertama Merasakannya

PASUNDANEKSPRES.ID - Gemini Intelligence resmi diperkenalkan oleh Google sebagai rangkaian fitur AI terbaru yang membuat sistem Android semakin cerdas dan proaktif. Teknologi ini akan debut lebih dulu di perangkat flagship seperti Samsung Galaxy S26 series dan Google Pixel 10.
Pengumuman ini disampaikan dalam acara Android Show: I/O Edition yang digelar Selasa dini hari (13/5/2026). Gemini Intelligence menghadirkan kemampuan agentic AI yang jauh lebih canggih dibanding generasi sebelumnya.
Berbeda dari AI konvensional yang hanya merespons pertanyaan, Gemini Intelligence mampu mengotomatiskan berbagai tugas kompleks secara lintas aplikasi. Mulai dari merangkum konten web, mengisi formulir, hingga membuat widget custom hanya dengan perintah bahasa alami.
"Seiring transisi Android dari sistem operasi menjadi sistem kecerdasan, perangkat Anda menjadi semakin bermanfaat dengan peningkatan yang akan menghemat waktu Anda," ujar Mindy Brooks, VP Product Management Google.
Galaxy S26 dan Pixel 10 Jadi Perangkat Pertama
Perangkat seperti Samsung Galaxy S26 series dan Google Pixel 10 akan menjadi yang pertama menikmati Gemini Intelligence mulai pertengahan 2026.
Ke depan, Google berencana memperluas fitur ini ke berbagai perangkat lain seperti Wear OS (jam tangan), Android Auto (mobil), kacamata pintar, hingga laptop menjelang akhir tahun.
Google juga mengungkapkan bahwa mereka telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menyempurnakan sistem otomatisasi di Galaxy S26 dan Pixel 10, khususnya untuk aplikasi makanan dan layanan transportasi agar pengalaman pengguna terasa lebih seamless.
Fitur Utama Gemini Intelligence di Android
1. Automate Multi-Step Tasks dengan Gemini Intelligence
Gemini Intelligence memungkinkan pengguna menjalankan tugas kompleks lintas aplikasi secara otomatis.
Sebagai contoh, AI dapat mengambil daftar belanja dari aplikasi catatan, lalu langsung membuat keranjang belanja di aplikasi delivery.
Selain itu, pengguna juga bisa mencari syllabus di Gmail dan langsung menambahkan buku yang dibutuhkan ke dalam keranjang belanja.
Fitur ini semakin kuat berkat dukungan screen dan image context. Pengguna cukup menekan lama tombol power di atas konten seperti daftar belanja atau brosur, lalu meminta Gemini untuk menindaklanjuti.
Proses tetap transparan melalui notifikasi, dan pengguna memiliki kontrol penuh dengan konfirmasi akhir sebelum tindakan dilakukan.
2. Gemini Intelligence di Chrome
Mulai akhir Juni, Gemini Intelligence juga akan hadir di Chrome dengan kemampuan riset otomatis.
Pengguna dapat merangkum artikel, membandingkan informasi, hingga melakukan auto-browsing untuk kebutuhan seperti booking janji atau reservasi parkir.
3. Intelligent Autofill Berbasis AI
Fitur Autofill kini menjadi jauh lebih pintar berkat integrasi Personal Intelligence.
Gemini dapat mengisi formulir kompleks secara otomatis menggunakan data dari berbagai aplikasi yang relevan.
Menariknya, fitur ini bersifat opt-in, sehingga pengguna dapat mengontrol apakah ingin mengaktifkan atau menonaktifkannya kapan saja melalui pengaturan.
4. Gboard Rambler untuk Dikte Natural
Gemini Intelligence juga menghadirkan fitur Rambler di Gboard, yang mampu memahami cara bicara manusia secara alami.
Sistem ini dapat memproses ucapan dengan jeda seperti "um", "ah", maupun koreksi spontan, lalu mengubahnya menjadi teks yang rapi.
Rambler juga mendukung penggunaan multi-bahasa dalam satu kalimat, misalnya kombinasi English-Hindi.
5. Create My Widget: UI Generatif Android
Fitur Create My Widget menjadi langkah awal Android menuju generative UI.
Pengguna cukup memberikan deskripsi, seperti:
"Suggest three high-protein meal prep recipes every week"
Gemini akan langsung membuat widget sesuai kebutuhan, termasuk widget cuaca khusus yang hanya menampilkan informasi tertentu seperti kecepatan angin atau peluang hujan.
Widget ini bisa ditambahkan ke home screen dan diatur ukurannya, bahkan digunakan pada perangkat Wear OS.
6. Desain UI Baru dengan Material 3 Expressive
Gemini Intelligence juga hadir dengan desain antarmuka terbaru berbasis Material 3 Expressive.
Desain ini lebih fungsional dengan animasi yang dirancang agar tidak mengganggu fokus pengguna, sekaligus meningkatkan kenyamanan dalam berinteraksi dengan AI.
Gemini Intelligence Perkuat Era AI di Android
Dengan kehadiran Gemini Intelligence, perangkat seperti Samsung Galaxy S26 semakin menunjukkan kematangan sebagai smartphone “AI-ready” di 2026.
Kolaborasi antara Google dan Samsung kembali memperkuat posisi mereka dalam persaingan teknologi mobile berbasis AI.
Gemini Intelligence tidak hanya meningkatkan fitur, tetapi juga mengubah cara pengguna berinteraksi dengan perangkat menjadi lebih otomatis, kontekstual, dan efisien.
