Hyundai Tucson LM Generasi Kedua: SUV Bekas Tangguh yang Jadi Hidden Gem

PASUNDANEKSPRES.ID - Mencari mobil bekas asal Korea, khususnya di segmen SUV, memang tidak mudah. Namun, Hyundai Tucson LM generasi kedua bisa menjadi pilihan menarik.
Dikutip Pasundan Ekspres dari channel otomotif di YouTube, Motomobi menjelaskan bahwa awal kemunculannya pada 2010 kurang mendapat sorotan, SUV ini terbukti tangguh dan menyimpan banyak keunggulan tersembunyi alias hidden gem.
Dibandingkan generasi pertama (2005), Tucson LM tampil dengan desain lebih segar berkat bahasa desain Fluidic Sculpture yang digarap Thomas Burkley, mantan desainer BMW.
Beberapa poin penting dari eksteriornya:
-
Lampu Depan: Varian pra-facelift (seperti unit 2013) masih memakai halogen H4, sementara tipe XG facelift sudah menggunakan proyektor HID/Xenon.
-
Kelemahan Headlamp: Mika lampu depan rentan menguning atau retak. Harga satu set lampu bekas bisa mencapai Rp 2,5 juta.
-
Body Part: Komponen bodi tergolong sulit dicari dan relatif mahal.
Performa dan Ketangguhan Mesin
Tucson LM dikenal “bandel” berkat pilihan mesinnya.
-
Mesin Teta 2 (Pra-Facelift):
-
Kapasitas 2.000 cc, 4 silinder.
-
Tenaga 166 PS dan torsi 197 Nm.
-
Basis mesin ini sama dengan Mitsubishi Outlander Sport (kode 4B11).
-
Terbukti tahan lama, bahkan unit dengan jarak tempuh tinggi masih menggunakan radiator bawaan pabrik hanya dengan perawatan rutin.
-
-
Mesin NU (Facelift 2014):
-
Tenaga sedikit turun menjadi 158 PS, namun lebih efisien bahan bakar.
-
Meski begitu, banyak yang tetap merekomendasikan mesin Teta 2 karena sudah teruji ketahanannya.
-
Kenyamanan Interior dan Pengalaman Berkendara
Dengan dimensi 4,4 meter panjang dan wheelbase 2,6 meter, Tucson LM tergolong kompak namun tetap lega di dalam.
-
Kabin Belakang: Ruang kaki dan kepala luas, jok empuk, dan posisi duduk nyaman. Bahkan dinilai lebih baik dari Nissan X-Trail T31 dan Outlander Sport, hanya kalah dari Honda CR-V.
-
Kabin Depan: Untuk tipe XG sudah berlapis kulit, dashboard ergonomis meski masih didominasi plastik keras.
-
Kelemahan Interior: Tombol power window dan switch elektrik relatif mahal serta jarang tersedia. Perlu dicek kondisi fungsinya.
-
Kekedapan Kabin: Cukup baik dengan skor 7,5/10. Suara mesin maupun lalu lintas minim masuk ke kabin.
-
Suspensi dan Handling: Suspensinya empuk, nyaman di kecepatan rendah maupun tinggi. Handling sedikit di bawah Nissan X-Trail T31.
-
Setir: Model pra-facelift masih menggunakan sistem hidrolik, sehingga terasa natural saat dikemudikan.
Catatan Penting untuk Calon Pembeli
Sebelum meminang Tucson LM bekas, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan:
-
AC: Kompresor bermerek Dowon tergolong mahal, bisa mencapai Rp 8 juta. Pastikan kondisinya prima.
-
Kaki-Kaki: Link stabil cenderung lemah, meski tie rod masih cukup baik.
Hyundai Tucson LM generasi kedua layak disebut SUV bekas yang tangguh dan nyaman. Dengan harga pasaran Rp 80–100 jutaan, mobil ini menawarkan:
-
Jok empuk dan kabin lega.
-
Mesin tangguh dan halus, cocok untuk perjalanan jauh.
-
Kekedapan kabin yang baik.
Mobil ini cocok bagi keluarga muda yang mencari crossover 5-seater berbeda dari pilihan mainstream.
Hanya saja, calon pembeli harus siap dengan tantangan ketersediaan spare part bodi yang terbatas dan harganya yang relatif tinggi.
