Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ini Amalan Ibadah yang Dapat Dilakukan Wanita Haid di Bulan Ramadhan

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|11:23 WIB
Bagikan:
Ini Amalan Ibadah yang Dapat Dilakukan Wanita Haid di Bulan Ramadhan
Amalan Ibadah yang Dapat Dilakukan Wanita Haid di Bulan Ramadhan (foto: Pexels/Thirdman)

PASUNDAN EKSPRES - Simak selengkapnya informasi mengenai amalan ibadah yang dapat dilakukan wanita haid di bulan Ramadhan.

Haid atau menstruasi merupakan keistimewaan yang ada pada seluruh wanita. Oleh karena itu, wanita yang sedang haid tidak diwajibkan berpuasa di bulan Ramadhan.

Namun, puasa yang ditinggalkannya harus wajib diganti setelah selesai bulan Ramadhan sesuai dengan jumlah puasa yang ia tinggalkan selama masa haid.

Meskipun demikian, wanita haid tetap bisa melakukan berbagai amalan ibadah lainnya agar tetap mendapatkan keberkahan di bulan suci ini.

Berikut beberapa amalan ibadah yang dapat dilakukan wanita haid di bulan Ramadhan.

Amalan Ibadah yang Dapat Dilakukan Wanita Haid di Bulan Ramadhan

1. Bersedekah

Melansir dari laman NU Online Lampung, bersedekah merupakan salah satu amalan ibadah yang dapat dilakukan oleh wanita haid sebab hal ini tidak memerlukan syarat suci dari haid untuk melakukannya.

Keutamaan sedekah telah masyhur dan banyak dalil nash yang menjelaskannya. Salah satunya, orang yang bersedekah disebutkan memiliki kelipatan 700 nilai dari apa yang disedekahkan. Apalagi jika dilakukan di bulan Ramadhan.

Terkait keutamaan sedekah, Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 261 berikut:

مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتۡ سَبۡعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنۢبُلَةٖ مِّاْئَةُ حَبَّةٖۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُۚ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ

Artinya: Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti (orang-orang yang menabur) sebutir biji (benih) yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui (QS Al-Baqarah: 261).

2. Memberi Makan untuk Orang yang Berbuka Puasa

Memberikan makanan kepada orang yang berbuka puasa dapat dilakukan oleh wanita yang sedang haid sebab hal itu merupakan ibadah.

Disebutkan bahwa orang yang memberi makan untuk berbuka puasa mendapatkan pahala sebagaimana orang yang berpuasa.

عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الجُهَنِيِّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ‌مَنْ ‌فَطَّرَ ‌صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا  

Artinya: Dari Zaid bin Khalid Al-Juhani, ia berkata, Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang memberi makanan kepada orang untuk berbuka puasa, maka ia mendapatkan pahala sesuai orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun." (HR At-Tirmidzi).

3. Memperbanyak Dzikir

Amalan berikutnya yang dapat dilakukan oleh perempuan yang sedang haid adalah memperbanyak dzikir. 

Dengan memperbanyak dzikir dan sholawat justru akan mendapat ketenangan jiwa dan memperbanyak pahala.

Perempuan bisa mengamalkan sebanyak-banyaknua kalimat thayyibah seperti tahmid, tasbih, takbir, dan lainnya sebagi amalan pengganti shalat. Rasulullah SAW bersabda:

  يسبح مائة تسبيحة فيكتب له ألف حسنة أو يحط عنه ألف خطيئة

“Bertasbih 100 kali maka ditulislah untuknya 1000 kebaikan atau dihapus darinya 1000 kesalahan.” (HR Imam Muslim)

4. Memperbanyak Membaca Doa

Amalan selanjutnya yang dapat dilakukan oleh perempuan haid ialah memperbanyak membaca doa. Sebab membaca doa bisa dilakukan kapan saja dan siapa saja termasuk bagi perempuan yang sedang haid.

Selain itu, wanita haid juga dapat melakukan murajaah atau mengulang hafalan Al-Qur'an, asalkan tidak menyentuh dan membawa mushaf Al-Qur'an.

Kendati demikian, larangan perempuan menyentuh mushaf saat haid, tidak menjadikan dirinya terhalang mendapat pahala membaca Alquran.

Perempuan tetap bisa mendapat pahala membaca Alquran dengan melakukan murajaah hafalan atau membaca Alquran terjemah sebagai pengganti amalan membaca Alquran.

5. Menimba Ilmu dan Mengajarkan Ilmu

Menuntut ilmu dan mengajarkan ilmu dapat menjadi ibadah yang dilakukan oleh perempuan yang sedang haid dan nifas. Sebab kegiatan yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan bernilai baik dan ibadah.

(inm)

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini9 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat11 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta11 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta11 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang12 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline12 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline13 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline13 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle14 jam lalu