Nvidia Bersiap Hadirkan Prosesor Arm untuk Laptop Windows

PASUNDANEKSPRES.ID -Nvidia dikabarkan akan memperkenalkan prosesor berbasis Arm untuk laptop Windows mulai musim semi tahun ini.
Prosesor tersebut tidak sekadar berfungsi sebagai GPU pendamping bagi prosesor x86, melainkan hadir sebagai system-on-chip (SoC) utuh bernama Nvidia N1 dan N1X yang akan menjadi pusat pemrosesan utama pada laptop.
Informasi bocoran terbaru menyebutkan bahwa Lenovo telah menyiapkan setidaknya enam model laptop yang ditenagai oleh chip Nvidia tersebut.
Deretan perangkat yang dimaksud meliputi beberapa varian Ideapad Slim 5 berukuran 14 dan 16 inci, dua versi Yoga Pro 7 berlayar 15 inci, Yoga 9 dalam format 2-in-1, serta satu laptop gaming 15 inci yang disebut sebagai Legion 7 15N1X11.
Keberadaan perangkat gaming tersebut juga terpantau pada halaman pembaruan perangkat lunak Lenovo Legion Space, yang secara jelas mencantumkan kode N1X.
Selain itu, sejumlah portal web internal milik Lenovo yang terhubung dengan Nvidia N1X terdeteksi dapat diakses secara publik, semakin menguatkan dugaan bahwa proyek ini telah memasuki tahap pengembangan lanjutan.
Lenovo bukan satu-satunya mitra yang dipersiapkan Nvidia. Dell sebelumnya juga dikabarkan tengah mengembangkan laptop Alienware berbasis Arm yang ditargetkan meluncur pada 2026.
Tak hanya itu, terdapat indikasi bahwa lini Dell Premium, yang kini kembali menggunakan merek XPS, juga akan mengadopsi chip Nvidia N1X.
Apabila seluruh rencana tersebut terwujud, setidaknya delapan model laptop berbasis Nvidia Arm berpeluang hadir dalam waktu yang relatif dekat.
Mengacu pada laporan Digitimes, Nvidia dijadwalkan meluncurkan platform laptop N1 dan N1X pada musim semi, dengan ketersediaan perangkat yang lebih luas diperkirakan menyusul pada musim panas.
Nvidia juga disebut telah menyiapkan generasi penerus, yakni N2 dan N2X, yang direncanakan meluncur pada 2027, sebagaimana dikutip Pasundan Ekspres dari The Verge, Selasa (27/1/2026).
Hingga kini, spesifikasi resmi chip tersebut belum diumumkan, namun bocoran dari Geekbench mengklaim bahwa varian N1X memiliki jumlah CUDA core setara dengan GPU desktop RTX 5070 serta dibekali 20 inti CPU.
Nvidia sendiri sebelumnya telah memberi sinyal bahwa chip N1 masih berada dalam satu keluarga dengan superchip GB10 yang digunakan pada sistem DGX Spark.
Masuknya Nvidia ke segmen ini diperkirakan akan menambah tekanan bagi ekosistem x86.
Qualcomm lebih dahulu menghadirkan Snapdragon untuk laptop Windows, sementara AMD juga dikabarkan tengah mengembangkan prosesor Arm untuk perangkat Surface.
Jika tren ini terus berlanjut, peta persaingan laptop Windows berpotensi mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun mendatang.
(dbm)
