5 Olahraga Debut di Asian Games 2026, Padel Masuk Daftar

PASUNDANEKSPRES.ID - Sejumlah cabang olahraga debut di Asian Games 2026 akan ikut mewarnai persaingan Aichi-Nagoya yang berlangsung di Jepang.
Ada lima olahraga yang untuk pertama kalinya masuk dalam program Asian Games, yakni teqball, padel, BMX freestyle, surfing, dan mixed martial arts (MMA).
Kehadiran lima olahraga tersebut membuat daftar pertandingan pada edisi ke-20 Asian Games semakin beragam.
Selain cabang yang sudah familiar seperti bulu tangkis, atletik, renang, dan tinju, penonton juga akan menemukan olahraga dengan karakter yang cukup berbeda.
Padel, olahraga yang sedang digandrungi ini menjadi salah satu nama yang cukup menarik karena untuk pertama kalinya akan hadir di Asian Games.
Asian Games 2026 berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober dengan 43 olahraga, 71 disiplin, dan 469 nomor pertandingan.
Daftar Olahraga Debut di Asian Games 2026
Olahraga debutan ini ada yang menggunakan raket, mengandalkan kemampuan membaca ombak, menampilkan aksi di atas sepeda, sampai menggabungkan berbagai teknik bela diri.
Berikut 5 cabang olahraga debut di Asian Games 2026 dikutip dari laman Olympics:
2. Padel
Padel menjadi salah satu nama yang cukup menarik dari daftar olahraga baru di Aichi-Nagoya.
Sekilas, permainan ini memiliki kemiripan dengan tenis karena sama-sama menggunakan raket dan bola. Perbedaannya terlihat dari bentuk lapangan yang dikelilingi dinding kaca serta pagar kawat.
Permainan padel umumnya berlangsung dalam format ganda. Bola yang memantul dari dinding masih dapat dikembalikan, sehingga pemain perlu membaca arah pantulan sekaligus mencari celah untuk menghasilkan angka.
Pada Asian Games 2026, padel mempertandingkan nomor ganda putra dan ganda putri. Pertandingannya digelar di Nagoya City Higashi Sports Center.
1. Teqball
Kalau padel masih terasa dekat dengan tenis, teqball justru punya bentuk permainan yang lebih unik. Olahraga ini memadukan unsur sepak bola, tenis meja, dan freestyle menggunakan meja khusus yang permukaannya melengkung.
Pemain tidak diperbolehkan menggunakan tangan dan lengan untuk memainkan bola. Bagian tubuh lain dapat digunakan untuk mengontrol bola, sehingga aksi seperti tendangan akrobatik dapat muncul selama pertandingan.
Teqball juga masuk ke program Asian Games 2026 dan akan dimainkan di Nagoya City Higashi Sports Center. Program resminya mencakup nomor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, serta ganda campuran.
3. BMX Freestyle
BMX freestyle juga mencatat debutnya di Asian Games 2026. Disiplin ini berbeda dari BMX racing yang lebih mengutamakan kecepatan untuk mencapai garis finis.
Pada BMX freestyle park, atlet akan melaju di lintasan dan memanfaatkan berbagai bagian arena untuk melakukan lompatan serta trik. Penampilan mereka dinilai berdasarkan kemampuan menggabungkan gerakan, kreativitas, dan penguasaan sepeda.
Aichi-Nagoya 2026 menyebut BMX Freestyle Park sebagai disiplin Olimpiade yang untuk pertama kalinya hadir di Asian Games. Nomor yang dipertandingkan adalah park putra dan park putri.
3. Surfing
Olahraga air ikut mendapat tempat dalam debut Asian Games 2026 melalui surfing. Cabang ini akan mempertandingkan nomor shortboard putra dan putri.
Pertandingan surfing tidak sekadar mencari atlet yang mampu berdiri di atas papan. Atlet harus memanfaatkan kondisi ombak dan menampilkan manuver yang dinilai berdasarkan tingkat kesulitan, kreativitas, kecepatan, kekuatan, serta dinamika gerakan.
Lokasi pertandingannya berada di Pacific Long Beach, Tahara, Prefektur Aichi. Pantai tersebut menghadap Samudra Pasifik dan dikenal sebagai salah satu lokasi surfing di Jepang.
5. Mixed Martial Arts
Nama terakhir adalah mixed martial arts atau MMA. Olahraga tarung ini masuk dalam program Asian Games sebagai cabang tersendiri dan menggabungkan sejumlah teknik seperti striking, grappling, bantingan, serta submission.
Pertandingan MMA dapat berakhir melalui KO, TKO, surrender, maupun keputusan juri. Pada Aichi-Nagoya 2026, MMA akan memperebutkan enam medali emas yang terdiri dari empat nomor putra dan dua nomor putri.
Selain lima olahraga tersebut, ada pula virtual taekwondo yang untuk pertama kalinya masuk ke program Asian Games. Bedanya, virtual taekwondo tercatat sebagai disiplin baru dalam cabang taekwondo, bukan olahraga baru.
Sementara itu, breaking dan esports yang sudah menjalani debut resmi pada Asian Games Hangzhou 2022 tetap dipertandingkan di Aichi-Nagoya.
(pm)
