Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Nvidia RTX Spark Hadir, Chip AI PC Penantang Intel

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|20:00 WIB
Bagikan:
Nvidia RTX Spark Hadir, Chip AI PC Penantang Intel
Nvidia RTX Spark hadir sebagai chip AI PC baru untuk laptop dan desktop premium berbasis Windows on Arm. (Foto: Nvidia)

PASUNDANEKSPRES.ID – Nvidia RTX Spark resmi menjadi sorotan baru di dunia teknologi PC. Chip terbaru ini diperkenalkan sebagai langkah besar Nvidia untuk masuk lebih dalam ke pasar laptop dan desktop, bukan hanya sebagai pembuat GPU, tetapi juga sebagai pemain utama di sektor prosesor PC berbasis AI.

Melalui Nvidia RTX Spark, perusahaan ingin membawa kemampuan kecerdasan buatan langsung ke perangkat personal, tanpa selalu bergantung pada cloud. Chip ini disiapkan untuk laptop premium dan desktop ringkas yang ditujukan bagi kreator, developer AI, profesional, hingga gamer yang membutuhkan performa tinggi.

Reuters menyebut RTX Spark akan hadir pada musim gugur 2026 di perangkat dari sejumlah merek besar, seperti Dell, HP, Lenovo, ASUS, Microsoft Surface, dan MSI. Model dari Acer serta GIGABYTE juga disebut akan menyusul kemudian.

Nvidia RTX Spark Jadi Langkah Baru di Pasar PC AI

Kehadiran Nvidia RTX Spark menandai perubahan strategi besar Nvidia. Selama ini, Nvidia dikenal kuat di pasar GPU gaming, workstation, dan data center AI. Namun kali ini, perusahaan tersebut mencoba masuk ke pusat perangkat PC lewat chip lengkap yang menggabungkan CPU, GPU, dan memori dalam satu platform.

Menurut laporan The Verge, RTX Spark menggunakan arsitektur berbasis Arm. Artinya, perangkat Windows yang memakai chip ini akan berada di jalur yang sama dengan Apple Silicon dan Qualcomm Snapdragon X, tetapi dengan kekuatan grafis serta ekosistem AI khas Nvidia.

Nvidia juga menggandeng Microsoft untuk mendorong Windows on Arm agar lebih matang, terutama untuk aplikasi AI lokal, software kreatif, dan gaming. Jensen Huang menyebut kerja sama ini sebagai bagian dari upaya untuk “reinvent the PC” di era AI.

Spesifikasi Nvidia RTX Spark

Secara teknis, varian flagship Nvidia RTX Spark disebut memiliki spesifikasi yang sangat ambisius. Chip ini memakai CPU Grace 20-core dan GPU Blackwell RTX dengan 6.144 CUDA core. Platform tersebut juga mendukung unified memory hingga 128GB LPDDR5X.

Dengan kapasitas memori sebesar itu, perangkat berbasis RTX Spark diklaim mampu menjalankan model AI lokal dengan ukuran besar. Microsoft bahkan memamerkan Surface RTX Spark Dev Box yang disebut dapat menjalankan model AI hingga 120 miliar parameter secara lokal.

Selain untuk AI, Nvidia juga menargetkan chip ini untuk kebutuhan kreatif dan gaming. The Verge mencatat bahwa Nvidia mengklaim perangkat RTX Spark dapat digunakan untuk rendering scene 3D berukuran besar, editing video 12K, hingga bermain game berat di resolusi 1440p dengan frame rate tinggi.

Bawa GPU Blackwell dan Ekosistem RTX

Daya tarik utama Nvidia RTX Spark bukan hanya pada hardware, tetapi juga pada ekosistemnya. Chip ini membawa dukungan teknologi khas Nvidia seperti CUDA, RTX, DLSS, TensorRT, OptiX, Reflex, dan G-SYNC.

Dengan kombinasi tersebut, Nvidia ingin menjadikan RTX Spark bukan sekadar chip laptop biasa, melainkan platform lengkap untuk AI lokal, workflow kreatif, dan gaming modern.

Tom’s Hardware menyebut RTX Spark sebagai superchip untuk laptop dan desktop PC yang membawa CPU Arm, GPU Blackwell, serta memori unified besar untuk mendukung pengalaman Windows berbasis AI agent.

Targetnya Bukan Laptop Murah

Meski Nvidia menyebut RTX Spark akan hadir dalam beberapa varian, perangkat pertama kemungkinan besar akan masuk ke segmen premium. The Verge melaporkan bahwa batch awal perangkat RTX Spark akan menyasar pasar laptop dan desktop kelas atas, sementara harga resminya belum diumumkan.

Beberapa perangkat yang sudah disebut antara lain ASUS ProArt P14 dan P16, Dell XPS 16, HP OmniBook X14, Lenovo Yoga Pro 9N, Microsoft Surface Laptop Ultra, dan MSI Prestige N16 Flip AI. Perangkat-perangkat ini jelas mengarah ke pengguna profesional, bukan pasar entry-level.

Tantangan Besar: Windows on Arm dan Benchmark

Walaupun terlihat menjanjikan, Nvidia RTX Spark masih punya tantangan besar. Salah satunya adalah kompatibilitas Windows on Arm. Aplikasi lama berbasis x86 tetap membutuhkan lapisan emulasi agar bisa berjalan.

Microsoft memang sudah mengembangkan Prism emulator, tetapi performa aplikasi dan game nyata tetap perlu dibuktikan saat perangkat retail tersedia. Nvidia juga disebut bekerja sama dengan berbagai pengembang game dan penyedia teknologi anti-cheat agar game populer bisa berjalan lebih baik di Windows on Arm.

Selain itu, benchmark independen untuk perangkat retail RTX Spark juga belum tersedia. The Verge mencatat Nvidia belum memberikan grafik performa lintas-vendor saat peluncuran awal, sehingga klaim performanya masih perlu diuji lebih lanjut oleh reviewer independen.

Bersaing dengan AMD, Intel, Apple, dan Qualcomm

Masuknya Nvidia RTX Spark ke pasar PC jelas membuat persaingan semakin panas. Reuters menyebut chip ini akan langsung berhadapan dengan AMD, Intel, dan Apple di pasar komputer personal.

Di sisi AMD, RTX Spark akan bersaing dengan platform seperti Ryzen AI Max atau Strix Halo yang juga menawarkan kemampuan grafis kuat dan memori besar. Sementara dari Intel, tantangannya ada pada dominasi laptop Windows berbasis x86 yang sudah sangat matang.

Apple juga menjadi pembanding penting karena MacBook dengan Apple Silicon sudah lebih dulu dikenal efisien, bertenaga, dan kuat untuk pekerjaan kreatif. Qualcomm pun masih menjadi pemain besar di Windows on Arm lewat Snapdragon X Series.

Namun, Nvidia punya senjata berbeda: ekosistem CUDA dan RTX yang sangat kuat di dunia AI, kreator, dan gaming.

Nvidia RTX Spark bisa menjadi salah satu langkah paling penting Nvidia di pasar PC. Chip ini tidak hanya membawa GPU Blackwell dan memori besar, tetapi juga mencoba mengubah cara pengguna memakai komputer lewat AI lokal dan agent yang berjalan langsung di perangkat.

Meski begitu, hype besar ini tetap perlu dibuktikan lewat perangkat retail. Performa gaming, daya tahan baterai, kompatibilitas aplikasi Windows, dan harga final akan menjadi faktor penentu apakah RTX Spark benar-benar bisa mengguncang pasar PC atau hanya menjadi produk premium untuk kalangan terbatas.

Jika klaim Nvidia terbukti, RTX Spark bisa menjadi awal era baru PC AI yang lebih kuat, lebih lokal, dan lebih mandiri dari cloud.

Berita Terbaru

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle12 menit lalu
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Headline1 jam lalu
Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Nasional1 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Headline1 jam lalu
Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Lifestyle2 jam lalu
600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

Nasional2 jam lalu
Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Nasional3 jam lalu
Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Nasional3 jam lalu
Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Nasional3 jam lalu