Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Perusahaan Jepang yang Ada di Subang, Cek Daftarnya di Sini!

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|09:00 WIB
Bagikan:
Perusahaan Jepang yang Ada di Subang, Cek Daftarnya di Sini!
Perusahaan Jepang yang Ada di Subang, Cek Daftarnya di Sini! (Image From: PT. SUBANG AUTOCOMP INDONESIA)

PASUNDANEKSPRES.ID - Ini dia beberapa perusahaan Jepang yang ada di Subang. Kabupaten Subang, Jawa Barat, tengah mengalami perkembangan pesat sebagai salah satu kawasan ekonomi dan industri baru.

Kehadiran Pelabuhan Patimban serta pengembangan kawasan industri Subang Smartpolitan turut mendorong masuknya investasi dari berbagai negara, termasuk Jepang.

Investasi perusahaan Jepang di Subang tersebar di sejumlah sektor, terutama industri otomotif, komponen elektronik, serta tekstil dan pakaian jadi. Kehadiran perusahaan-perusahaan tersebut juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar sekaligus memperkuat posisi Subang sebagai salah satu pusat manufaktur di Jawa Barat.

Simak beberapa perusahaan asal Jepang yang beroperasi di wilayah Kabupaten Subang.

Perusahaan Jepang yang Ada di Subang

Berikut ini adalah beberapa perusahaan Jepang yang beroperasi di Subang. 

1. PT Subang Autocomp Indonesia

PT Subang Autocomp Indonesia (SUAI) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur komponen otomotif. Perusahaan ini merupakan bagian dari Yazaki Group, perusahaan asal Jepang yang dikenal sebagai salah satu produsen komponen otomotif dunia.

SUAI memproduksi wiring harness, yaitu rangkaian kabel listrik yang digunakan pada kendaraan, serta berbagai komponen otomotif lainnya. Produk tersebut menjadi bagian penting dalam sistem kelistrikan kendaraan.

Pabrik PT Subang Autocomp Indonesia berada di Jalan Raya Subang-Purwakarta KM 22, Desa Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang.

Kehadiran perusahaan ini menjadikan industri komponen otomotif sebagai salah satu bagian penting dari aktivitas manufaktur di Subang.

2. PT Sanwa Musen Indonesia

Perusahaan Jepang lainnya yang beroperasi di Subang adalah PT Sanwa Musen Indonesia. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan Sanwa Musen Co., Ltd. dari Jepang.

Sanwa Musen Indonesia bergerak dalam bidang manufaktur komponen elektronik. Beberapa produk yang dihasilkan antara lain transformer, line filter, dan choke coil yang digunakan dalam berbagai perangkat dan sistem elektronik.

Perusahaan tersebut sebelumnya menjalankan kegiatan produksinya di wilayah Purwakarta sebelum kemudian direlokasi ke Kabupaten Subang. Investasinya disebut mencapai sekitar Rp160 miliar.

Saat ini, fasilitas produksinya berada di kawasan industri Subang Smartpolitan. Relokasi tersebut turut memperkuat keberadaan industri berbasis elektronik di kawasan industri Subang.

3. PT Matsuoka Industries Indonesia

Sektor tekstil dan pakaian jadi juga mendapat perhatian dari investor Jepang melalui PT Matsuoka Industries Indonesia (MII).

Perusahaan ini merupakan perusahaan manufaktur garmen asal Jepang yang memiliki keterkaitan dengan sejumlah perusahaan besar Jepang, termasuk Matsuoka Corporation dan Toray Industries, Inc.

Kegiatan produksi PT Matsuoka Industries Indonesia berada di Jalan Kalisumber KM 117,7, Ciberes, Kabupaten Subang. Pabrik tersebut menjadi salah satu perusahaan manufaktur yang menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar.

Investasi di sektor garmen ini menunjukkan bahwa perkembangan industri Subang tidak hanya bertumpu pada sektor otomotif, tetapi juga mencakup industri tekstil dan pakaian jadi.

Masuknya perusahaan Jepang ke Kabupaten Subang tidak terlepas dari perkembangan infrastruktur dan kawasan industri di wilayah tersebut. Pelabuhan Patimban menjadi salah satu infrastruktur strategis yang diharapkan mendukung aktivitas logistik dan ekspor-impor, sementara kawasan industri seperti Subang Smartpolitan menyediakan lokasi bagi perusahaan manufaktur.

Bagi perusahaan Jepang, keberadaan kawasan industri, akses logistik, serta kedekatan dengan pusat-pusat industri di Jawa Barat menjadi sejumlah faktor penting dalam menentukan lokasi investasi.

Di sisi lain, masuknya investasi tersebut memberikan dampak terhadap perekonomian daerah melalui penyerapan tenaga kerja, aktivitas rantai pasok, serta berkembangnya industri pendukung.

(ipa)

Berita Terbaru

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Nasional4 jam lalu
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Nasional4 jam lalu
BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

Subang4 jam lalu
Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

Subang5 jam lalu
Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Subang5 jam lalu
Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Lifestyle8 jam lalu
Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Nasional9 jam lalu
Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Lifestyle9 jam lalu
PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Nasional9 jam lalu