Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sepi Peminat dan Minim Branding, Honda Genio Gagal Curi Hati Konsumen

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|08:16 WIB
Bagikan:
Sepi Peminat dan Minim Branding, Honda Genio Gagal Curi Hati Konsumen
Sepi Peminat dan Minim Branding, Honda Genio Gagal Curi Hati Konsumen

PASUNDAN EKSPRES- Pasar skutik entry-level di Indonesia memang bisa dibilang sudah sangat sesak. Hampir semua produsen motor besar memiliki jagoan masing-masing di segmen ini.

Tapi jika bicara dominasi, nama Honda masih tak tergoyahkan, terutama lewat Beat dan Scoopy yang penjualannya merajai pasar. Namun, ada satu model yang tampaknya kurang berhasil mencuri perhatian Honda Genio.

Awalnya Penuh Harapan

Saat pertama kali diluncurkan pada tahun 2019, Genio sempat mencuri perhatian.

Desain retro klasik yang terinspirasi dari Scoopy, harga yang lebih terjangkau, dan positioning sebagai alternatif murah untuk penggemar skutik bergaya retro sempat membuatnya terlihat menjanjikan.

Namun, seiring waktu, penjualannya tidak pernah benar-benar melejit.

Problem Utama Posisi yang Tidak Jelas

Salah satu masalah utama Genio adalah posisi pasarnya yang membingungkan. Secara desain dan fitur, Genio terlalu mirip dengan Scoopy, namun dengan kualitas dan fitur yang dikurangi.

Alhasil, konsumen merasa Genio seperti “Scoopy versi hemat”, tapi tanpa daya tarik yang kuat. Dari segi harga, Genio juga terjebak di antara dua model populer Honda lainnya Beat dan Scoopy.

Dengan harga di kisaran Rp20 jutaan, Genio hanya terpaut sedikit dari Scoopy yang tampil lebih mewah. Sementara Honda Beat, yang lebih murah Rp2 jutaan, justru menawarkan value lebih baik dengan performa serupa dan resale value yang tinggi.

Desain Kurang Menarik, Fitur Minim

Di sisi desain, Genio pun tak cukup menonjol. Gaya retronya kalah “stylish” dibanding Scoopy, dan tidak cukup sporty untuk menarik anak muda.

Fitur-fiturnya juga sangat standar speedometer digital sederhana, power outlet, dan desain yang menurut banyak orang “kentang”—tidak retro banget, tidak sporty juga.

Bahkan ketika dibandingkan dengan motor lain dari merek pesaing, Genio masih kesulitan.

Yamaha Fazzio, misalnya, meski desainnya sempat diragukan, kini lebih laris berkat fitur hybrid dan desain unik. Belum lagi kehadiran Yamaha Gear atau Fino yang menambah tekanan.

Minim Branding dan Marketing

Hal lain yang menjadi kelemahan Genio adalah minimnya dukungan dari sisi promosi. Tidak seperti Beat atau Scoopy yang kerap hadir di berbagai media, kampanye Honda untuk Genio sangat terbatas.

Bahkan bisa dibilang, motor ini seperti “dibiarkan begitu saja” oleh Honda tanpa upaya untuk memperkenalkan ulang atau memperbaiki citranya di pasar.

Nilai Jual Kembali yang Lemah

Satu hal yang kerap jadi pertimbangan konsumen Honda adalah resale value. Sayangnya, Genio gagal menjaga nilai jual kembali seperti Beat atau Scoopy.

Banyak calon pembeli yang akhirnya mengurungkan niat karena khawatir harga jual bekasnya akan anjlok.

Apakah Genio adalah motor yang buruk? Tidak juga. Secara performa dan kualitas, Genio tetap setara dengan motor entry level Honda lainnya.

Namun ketika membicarakan value for money, resale value, dan daya tarik desain, Genio kalah dari para rivalnya bahkan dari sesama motor Honda.

Dengan harga yang terlalu nanggung, fitur yang standar, dan branding yang lemah, Genio seolah terjebak di tengah tidak cukup menarik untuk anak muda, tidak cukup nyaman untuk emak-emak, dan tidak cukup murah untuk pembeli entry-level.

Jika Honda ingin Genio tetap bertahan di pasar, mungkin sudah saatnya dilakukan reposisi atau bahkan redesign besar-besaran.

Kalau tidak, motor ini hanya akan menjadi pelengkap lini produk yang perlahan-lahan dilupakan pasar.

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle2 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle4 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional5 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle6 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang6 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle6 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle6 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional7 jam lalu