Tidak Semua Sama, Ini Perbedaan Bagian Daging Sapi dan Teknik Memasaknya

PASUNDANEKSPRES.ID - Bagian daging sapi yang diperoleh saat Iduladha seringkali terlihat sama di mata banyak orang, padahal setiap potongan memiliki karakter yang berbeda.
Ada yang empuk sejak awal, ada juga yang butuh waktu lama untuk dimasak agar teksturnya melunak, dan ada pula yang justru menghasilkan rasa terbaik ketika diolah dengan teknik tertentu.
Bagian daging sapi dari hasil Iduladha ini sering langsung masuk ke dapur tanpa pemilihan metode masak yang tepat.
Akibatnya, hasil akhir tidak selalu sesuai harapan, ada yang terasa keras, kurang meresap bumbu, atau bahkan kehilangan cita rasa aslinya.
Setiap bagian daging sapi sebenarnya punya fungsi masing-masing dalam dunia kuliner. Perbedaan serat, lemak, dan tingkat keempukan membuat cara memasaknya tidak bisa disamakan.
Nah, biar nggak keliru dan mubazir, yuk kenali lebih lengkapnya di bawah ini!
Jenis Bagian Daging Sapi dan Cara Memasaknya
Berikut daftar bagian daging sapi beserta cara pengolahan yang paling tepat dikutip dari Meat Guys Steak House:
1. Has Dalam (Tenderloin)
- Tekstur: paling lembut, minim serat
- Cocok untuk: steak, tumis cepat
- Cara memasak:
- Panggang atau goreng sebentar dengan api besar
- Hindari memasak terlalu lama agar tidak kering (jangan overcook, ya!)
2. Has Luar (Sirloin)
- Tekstur: empuk dengan sedikit lemak dna serat
- Cocok untuk: steak, sate, grill
- Cara memasak:
- Panggang sedang (medium heat)
- Bisa dimarinasi agar lebih juicy
- Iris tipis melawan serat, ya.
3.Sandung Lamur (Brisket)
- Tekstur: banyak serat (kaku) dan lemak
- Cocok untuk: rendang, semur, gulai
- Cara memasak:
- Masak lama dengan api kecil
- Gunakan kuah atau santan agar empuk
4. Iga (Ribs)
- Tekstur: berlemak dan bertulang
- Cocok untuk: sop iga, iga bakar
- Cara memasak:
- Rebus lama hingga empuk
- Lanjutkan panggang/bakar untuk rasa lebih kuat
- Bisa direbus dulu sebentar untuk memecah kolagen
5. Sengkel (Shank)
- Tekstur: keras, banyak otot
- Cocok untuk: sop, gulai
- Cara memasak:
Rebus minimal 1–2 jam
Gunakan bumbu rempah agar meresap
6. Sampil (Chuck & Blade)
- Tekstur: sedang, agak berlemak, bagian paling empuk
- Cocok untuk: daging giling, semur, empal
- Cara memasak:
- Masak perlahan (slow cooking)
- Bisa ditumis atau direbus lama
7.Samcan Depan (Plate)
- Tekstur: berlemak, sedikit kasar
- Cocok untuk: tongseng, masakan berkuah
- Cara memasak:
- Masak dalam kuah berbumbu kuat
- Api kecil agar lemak larut sempurna
8.Samcan Belakang (Flank)
- Tekstur: tipis dan berserat panjang
- Cocok untuk: tumis, irisan tipis
- Cara memasak:
- Masak cepat dengan api besar
- Iris melawan serat agar tidak alot
9. Punggung (Short Loin)
- Tekstur: empuk dan juicy
- Cocok untuk: steak premium (T-bone, porterhouse)
- Cara memasak:
- Panggang cepat dengan panas tinggi
- Diamkan sebentar sebelum dipotong
10. Paha Belakang (Round)
- Tekstur: padat, rendah lemak
- Cocok untuk: bakso, abon, semur
- Cara memasak:
- Rebus lama hingga empuk
- Cocok digiling untuk hasil halus
11. Buntut (Oxtail)
- Tekstur: berkolagen tinggi
- Cocok untuk: sup buntut
- Cara memasak:
- Rebus lama hingga kuah mengental
- Tambahkan rempah agar lebih gurih
Cara Umum Mengolah Bagian Daging Sapi agar Empuk
Bagian daging sapi akan lebih mudah diolah jika teknik memasaknya sesuai karakter:
- Gunakan api kecil untuk bagian keras
- Gunakan api besar untuk bagian empuk
- Rebus lama untuk bagian berserat
- Jangan memasak semua bagian dengan cara yang sama
Kesalahan paling umum terjadi ketika semua bagian daging sapi diperlakukan sama, padahal tiap potongan membutuhkan teknik berbeda.
(pm)
