Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk dan Tidak Bau

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|12:08 WIB
Bagikan:
Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk dan Tidak Bau
Mengolah daging kurban dengan hasil yang empuk dan tidak bau memerlukan sejumlah teknik khusus dan cara memasak yang benar. (Foto: Pexels/Boys in Bristol Photography)

PASUNDANEKSPRES.ID - Mengolah daging kurban dengan hasil yang empuk dan tidak bau memerlukan sejumlah teknik khusus dan cara memasak yang benar.

Setiap tanggal 10 Dzulhijjah 1447 H, umat Islam merayakan Idul Adha yang ditandai dengan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

Pada momen ini, masyarakat biasanya memperoleh daging kurban dalam jumlah cukup banyak, baik daging sapi maupun kambing.

Daging kurban biasanya diolah menjadi berbagai masakan yang lezat seperti sate, gulai, tongseng, rendang dan lain-lain.

Mengolah daging kurban menjadi tantangan tersendiri sebab daging bisa saja memiliki bau prengus yang kuat atau tekstur daging terlalu keras.

Tidak sedikit orang yang masih bingung bagaimana cara memasak daging tersebut agar hasilnya empuk, tidak alot, dan tetap lezat saat disantap.

Ada berbagai tips mengolah daging kurban agar daging yang dimasak jadi empuk, tidak bau, dan pastinya cocok dijadikan masakan yang lezat.

Untuk mengetahui informasi ini, berikut tips mengolah daging kurban agar empuk dan tidak bau.

Sejumlah Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk dan Tidak Bau

1. Daging Kurban Simpan di Suhu Ruang

Setelah menerima daging kurban, lebih baik menyimpan daging kurban dalam suhu ruang selama 4-6 jam agar daging melalui proses rigor mortis.

Selain itu, daging kurban baik daging sapi atau kambing sebaiknya jangan langsung dicuci sebelum masuk ke dalam kulkas atau freezer.

Sebaiknya daging disimpan dalam wadah tertutup rapat lalu masukan freezer. Daging dapat dicuci apabila akan diolah menjadi masakan.

2. Potong Melawan Arah Serat

Potonglah daging berlawanan arah dengan seratnya. Teknik ini dapat membantu memutus jaringan serat otot sehingga daging menjadi lebih mudah empuk ketika dimasak. 

Potongan yang terlalu besar juga membutuhkan waktu lebih lama untuk matang. Oleh karena itu, sesuaikan ukuran potongan dengan jenis masakan yang akan dibuat.

3. Gunakan Bahan Alami agar Daging Empuk

Penggunaan bahan alami juga dapat membantu membuat daging lebih empuk. Salah satu cara tradisional yang cukup populer adalah memanfaatkan nanas atau daun pepaya. 

Kedua bahan tersebut mengandung enzim alami yang mampu melunakkan serat daging. Namun, penggunaannya tidak boleh berlebihan karena dapat membuat tekstur daging terlalu lembek. 

Jika menggunakan daun pepaya, bungkus potongan daging dengan daun pepaya dan diamkan selama 30 menit hingga satu jam sebelum dimasak.

Sedangkan jika menggunakan nanas, potong buah nanas berukuran kecil lalu balurkan di atas daging dan diamkan selama 15-30 menit lalu cuci bersih.

4. Teknik Merebus Daging yang Tepat

Teknik 5-30-7: Potong-potong daging terlebih dahulu dan bersihkan. Rebus daging selama lima menit, lalu matikan kompor dan tutup rapat panci. Diamkan selama 30 menit, kemudian nyalakan kompor kembali dan masak selama tujuh menit. Teknik ini membantu melunakkan daging dengan cepat.

Rebus dengan Api Kecil: Memasak daging dengan api kecil dalam jangka waktu yang lama dapat memecah kolagen sehingga menghasilkan daging yang empuk dan lebih berair.

5. Menggunakan Panci Presto

Penggunaan panci presto juga dapat menjadi solusi praktis bagi banyak orang. Alat ini bekerja dengan tekanan tinggi sehingga proses pengempukan daging berlangsung lebih cepat dibandingkan metode biasa. 

Daging sapi yang umumnya membutuhkan waktu berjam-jam dapat menjadi empuk hanya dalam waktu sekitar 30 hingga 45 menit. Namun, penggunaannya tetap harus sesuai petunjuk agar hasil masakan optimal dan aman.

(inm)

Berita Terbaru

Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Subang17 menit lalu
Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Olahraga47 menit lalu
Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jawa Barat1 jam lalu
Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Olahraga1 jam lalu
Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional1 jam lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional1 jam lalu
Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang2 jam lalu
10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

Subang2 jam lalu
Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Subang2 jam lalu