Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Wabah Penyakit Ebola di RD Kongo Ditetapkan Darurat WHO, Ratusan Kasus Tercatat

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|14:10 WIB
Bagikan:
Wabah Penyakit Ebola di RD Kongo Ditetapkan Darurat WHO, Ratusan Kasus Tercatat
Foto: Tenaga kesehatan memindahkan seorang pasien ke rumah sakit setelah dinyatakan bebas dari Ebola di Butembo, Republik Demokratik Kongo. (Sumber: AFP file pic/MalaysiaMail)

PASUNDANEKSPRES.ID - World Health Organizations (WHO) resmi menetapkan wabah penyakit Ebola di Republik Demokratik KOngo (RD Kongo) sebagai darurat kesehatan masyarakat yang berdampak lintas negara.

Keputusan ini diambil setelah terjadi peningkatan kasus di wilayah timur negara tersebut yang terus bertambah dalam beberapa waktu  terakhir.

Mengutip dari CNBC, wabah penyakit ini tercatat di Provinsi Ituri, dengan laporan terbaru menyebut sekitar 246 kasus suspek dan 80 hingga 88 kematian. WHO menyampaikan jumlah ini masih dapat berubah seiring proses pemantauan dan penelusuran kasus di lapangan.

Meski status darurat telah ditetapkan, WHO menegaskan wabah penyakit Ebola ini belum masuk kategori pandemi global seperti COVID-19.

Lembaga tersebut juga tidak menyarankan penutupan perbatasan internasional, namun meminta setiap negara meningkatkan pengawasan kesehatan di jalur masuk.

Perkembangan Kasus Wabah Penyakit Ebola di RD Kongo

Wabah penyakit Ebola yang terjadi saat ini disebabkan oleh virus Bundibugyo, salah satu varian Ebola yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Hingga kini, belum tersedia vaksin atau obat yang disetujui secara resmi untuk menangani jenis virus tersebut.

Wabah penyakit Ebola di RD Kongo dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kondisi krisis kemanusiaan, mobilitas penduduk yang tinggi, serta fasilitas kesehatan yang terbatas di sejumlah wilayah. Situasi ini membuat proses penanganan di lapangan berjalan cukup sulit.

Negara-negara yang berbatasan langsung dengan RD Kongo mulai memperketat pemeriksaan di perbatasan.

Aktivitas perdagangan dan pergerakan warga lintas wilayah menjadi fokus pengawasan untuk mencegah penyebaran lebih luas.

Rwanda termasuk negara yang meningkatkan kontrol kesehatan di jalur masuk sebagai langkah pencegahan awal.

Gejala Wabah Penyakit Ebola

Wabah penyakit Ebola biasanya diawali dengan gejala seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, dan sakit tenggorokan.

Pada tahap awal, gejala ini sering menyerupai flu biasa.

Dalam perkembangan berikutnya, wabah penyakit Ebola dapat menimbulkan muntah, diare, ruam pada kulit, hingga perdarahan hebat pada kasus tertentu. Kondisi ini membuat penanganan medis harus dilakukan segera agar risiko tidak semakin besar.

Wabah penyakit Ebola di RD Kongo masih dalam proses pengendalian oleh otoritas kesehatan setempat bersama WHO.

Pemantauan terus dilakukan untuk menekan laju penyebaran agar tidak meluas ke wilayah lain.

(pm)

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini1 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat3 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta3 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta3 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang4 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline4 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline5 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline5 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle7 jam lalu
Wabah Penyakit Ebola di RD Kongo Ditetapkan Darurat WHO, Ratusan Kasus Tercatat | Pasundan Ekspres