Harga BBM di Pertamina Terbaru April 2026

PASUNDANEKSPRES.ID - Harga bahan bakar minyak (BBM) dari PT Pertamina (Persero) selalu menjadi perhatian masyarakat, terutama karena perubahan harga sangat berpengaruh terhadap biaya transportasi dan kebutuhan sehari-hari.
Memasuki tahun 2026, harga BBM mengalami beberapa penyesuaian mengikuti kondisi pasar global dan kebijakan pemerintah.
Daftar Harga BBM di Pertamina 27 April 2026
Berdasarkan update terbaru April 2026, berikut kisaran harga BBM Pertamina di wilayah Indonesia (khususnya Jawa dan sekitarnya):
BBM Subsidi
- Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter
- Biosolar (CN 48): Rp6.800 per liter
BBM Non-Subsidi
- Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
- Pertamax Green 95: Rp12.900 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100 per liter (sebelum kenaikan)
- Dexlite (CN 51): Rp14.200 per liter
- Pertamina Dex (CN 53): Rp14.500 per liter
Namun, sejak pertengahan April 2026, terjadi kenaikan signifikan pada BBM non-subsidi.
Update Kenaikan Harga BBM April 2026
Mulai sekitar 18 April 2026, beberapa jenis BBM mengalami lonjakan harga cukup tajam, khususnya BBM dengan oktan tinggi dan solar non-subsidi:
- Pertamax Turbo: naik hingga sekitar Rp19.400 per liter
- Dexlite: naik hingga sekitar Rp23.600 per liter
- Pertamina Dex: mendekati Rp23.900 per liter
Kenaikan ini dipengaruhi oleh harga minyak dunia yang meningkat serta tekanan nilai tukar rupiah.
Perbedaan Harga Antar Daerah
Harga BBM di Indonesia tidak selalu sama di setiap daerah. Perbedaan ini dipengaruhi oleh:
- Pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB)
- Biaya distribusi dan logistik
- Kebijakan pemerintah daerah
Sebagai contoh, wilayah seperti Kalimantan atau Indonesia Timur bisa memiliki harga sedikit lebih tinggi dibandingkan Pulau Jawa.
Faktor yang Mempengaruhi Harga BBM
Beberapa faktor utama yang menentukan harga BBM di 2026 antara lain:
- Harga minyak dunia
- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS
- Kebijakan subsidi pemerintah
- Biaya distribusi energi
Pemerintah Indonesia sendiri tetap mengalokasikan anggaran besar untuk subsidi energi guna menjaga harga BBM tertentu tetap stabil bagi masyarakat.
Harga BBM di Pertamina tahun 2026 menunjukkan tren dinamis. BBM subsidi seperti Pertalite masih relatif stabil, sementara BBM non-subsidi mengalami kenaikan cukup signifikan, terutama sejak April 2026.
Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk selalu memantau update harga terbaru sebelum mengisi bahan bakar.
