Harga BBM Nonsubsidi terbaru Melonjak Tajam! Pertamax Turbo Nyaris Rp20 Ribu

PASUNDANEKSPRES.ID - Kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) nonsubsidi kembali mengguncang pasar energi nasional. PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan sejumlah produk unggulannya sejak 18 April 2026, dan hingga Senin (27/4/2026), harga tersebut masih bertahan tanpa perubahan.
Lonjakan paling mencolok terjadi pada Pertamax Turbo yang kini dibanderol Rp19.400 per liter, melonjak drastis dari sebelumnya Rp13.100. Tak hanya itu, Dexlite juga meroket dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter, sementara Pertamina Dex naik dari Rp14.500 ke Rp23.900 per liter.
Kenaikan ini dinilai cukup signifikan dan langsung berdampak pada konsumen, terutama pengguna kendaraan diesel dan kendaraan dengan spesifikasi bahan bakar tinggi.
Di tengah kenaikan tersebut, beberapa jenis BBM lain justru tetap stabil. Pertamax masih dijual Rp12.300 per liter dan Pertamax Green 95 di angka Rp12.900 per liter. Sementara itu, BBM subsidi tidak mengalami perubahan, dengan Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar (Diesel CN48) Rp6.800 per liter.
Fenomena kenaikan harga ini tidak hanya terjadi di Pertamina. Operator lain seperti BP-AKR juga melakukan penyesuaian. Harga BP Ultimate Diesel melonjak dari Rp14.620 menjadi Rp25.560 per liter, menjadikannya salah satu produk diesel termahal saat ini. Namun, BP Ultimate dan BP 92 masih bertahan masing-masing di Rp12.930 dan Rp12.390 per liter.
Di sisi berbeda, SPBU Vivo memilih belum mengubah harga sejak awal Maret 2026. Produk Revvo 92 dijual Rp12.390 per liter, Revvo 95 Rp12.930 per liter, dan Diesel Primus Plus Rp14.610 per liter.
Sementara itu, kondisi berbeda justru dialami Shell Indonesia. Hingga kini, stok BBM di sejumlah SPBU Shell dilaporkan belum tersedia. Pihak perusahaan menyebut masih menunggu rekomendasi impor BBM dari pemerintah untuk tahun 2026.
Berikut rincian harga BBM per 27 April 2026:
Pertamina
-
Pertalite: Rp10.000/liter
-
Pertamax: Rp12.300/liter
-
Pertamax Turbo: Rp19.400/liter
-
Pertamax Green 95: Rp12.900/liter
-
Biosolar: Rp6.800/liter
-
Dexlite: Rp23.600/liter
-
Pertamina Dex: Rp23.900/liter
-
Pertamax Pertashop: Rp12.200/liter
BP
-
BP Ultimate: Rp12.930/liter
-
BP 92: Rp12.390/liter
-
BP Ultimate Diesel: Rp25.560/liter
Vivo
-
Revvo 92: Rp12.390/liter
-
Revvo 95: Rp12.930/liter
-
Diesel Primus Plus: Rp14.610/liter
Kenaikan tajam BBM nonsubsidi ini berpotensi memicu efek domino pada sektor transportasi dan logistik.
Para pelaku usaha diperkirakan akan menyesuaikan tarif, yang pada akhirnya bisa berdampak pada harga kebutuhan pokok masyarakat.
Pemerintah diharapkan terus memantau dinamika ini guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.
