Kapan Idul Adha 2026? Ini Menurut Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

PASUNDANEKSPRES.ID - Idul Adha menjadi momen yang paling dinantikan oleh umat Islam yang ditandai dengan pelaksanaan ibadah kurban.
Kepastian tanggal Idul Adha 2026 menjadi informasi paling dicari bagi umat Islam untuk mengetahui kapan pelaksanaan Idul Adha di Indonesia.
Hari Raya Idul Adha ditandai dengan pelaksanaan ibadah kurban sekaligus momen silaturahmi dan berkumpul bersama keluarga.
Adapun Idul Adha juga bertepatan dengan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci yang jatuh pada 10 Zulhijjah menurut kalender Hijriah.
Di Indonesia, perbedaan penetapan hari raya antara pemerintah dan organisasi Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) kerap terjadi.
Untuk mengetahui informasi ini lebih lanjut, berikut penetapan Idul Adha menurut Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah.
Idul Adha 2026 Menurut Pemerintah
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menetapkan awal Zulhijah dan Idul Adha menggunakan metode hisab dan rukyat.
Pemerintah juga mengacu pada kriteria baru MABIMS yang mensyaratkan hilal bisa dirukyat apabila mencapai ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.
Hasil tersebut nantinya akan diumumkan melalui sidang isbat yang digelar pada akhir bulan Zulkaidah.
Meski begitu, umat Islam di Indonesia dapat melihat perkiraan tanggal Idul Adha melalui Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Bimas Islam Kemenag.
Berdasarkan kalender tersebut, awal bulan Zulhijah jatuh pada 18 Mei 2026, sementara Idul Adha 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026.
Idul Adha 2026 Menurut Muhammadiyah
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan tanggal Idul Adha 2026 berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H, Lebaran Idul Adha 1447 H.
Muhammadiyah menetapkan Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada 27 Mei 2026. Penetapan ini dilakukan melalui metode hisab yang dikembangkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid dengan menggunakan prinsip Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Idul Adha 2026 Menurut NU
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggunakan kriteria Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU) dalam menentukan awal bulan Hijriah, termasuk Lebaran Idul Adha 2026. Hasilnya baru akan diketahui pada akhir Zulkaidah nanti yang sama seperti pemerintah.
(inm)
