Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kisah Hidup Paul Alexander, Si "Manusia Paru-paru Besi" yang Telah Meninggal Dunia

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|09:41 WIB
Bagikan:
Kisah Hidup Paul Alexander, Si "Manusia Paru-paru Besi" yang Telah Meninggal Dunia
Kisah Hidup Paul Alexander. (Sumber Foto: Fox News)

PASUNDAN EKSPRES - Paul Alexander, seorang 'Manusia paru-paru besi' asal Dallas, Texas, AS, telah meninggal dunia pada Senin, 11 Maret 2024 di usianya yang ke-78 dan penyebabnya belum diketahui.

Melansir dari New York Times, ia sempat dirawat di rumah sakit karena terinfeksi virus Corona dan ketika pulang ke rumah ia mengalami kesulitan makan dan minum.

Lalu, siapakah Paul Alexander ini?

Kisah Hidup Paul Alexander

Paul lahir di Dallas, 30 Januari 1946 dan seorang anak dari Gus Nicholas Alexander dan Dories Marie Emmet.

Perjalanan hidupnya yang istimewa ini dimulai ketika ia menderita polio pada tahun 1952 atau ketika usianya baru menginjak enam tahun.

Karena polio itulah kondisi tubuhnya mengalami kelumpuhan dari leher ke bawah dan menghambat kemampuannya untuk bernapas secara normal.

BACA JUGA:Perubahan UU Kewarganegaraan India yang Menuai Kontroversi Terutama Bagi Umat Muslim

BACA JUGA:5 Warga Palestina Tewas Setelah Terjadi Penembakan di Pusat Distribusi Bantuan PBB

Ia menjadi salah satu siswa pertama yang bersekolah di rumah melalui Dallas Independent District dan melanjutkan pendidikannya di Southern Methodist University dan University of Texas dengan Sarjana Hukum-nya.

Paul juga merupakan seorang pengacara dan menjalankan praktiknya selama beberapa dekade.

Awal Mula Paul Menggunakan Paru-paru Besi

Keadaan ini dimulai saat ia mengalami demam tinggi setelah bermain di luar dan demam tersebut menyebabkan sakit kepa dan kaku di leher.

Setelah didiagnosis menderita polio, Paul menghabiskan beberapa bulan di rumah sakit karena kondisinya selalu naik turun.

Akhirnya, dokter menawarkan Paul untuk menggunakan paru-paru besi agar harapan hidupnya lebih lama.

BACA JUGA:Terungkap Alasan Kantor Berita Setempat Menarik Foto Terbaru Kate Middleton

BACA JUGA:‘Meramalkan’ Vladimir Putin, Pemilihan Umum di Rusia, dan Proyeksi Perang di Ukraina

Paru-paru besi merupakan alat bantu pernapasan mekanis yang mengontrol tekanan udara di sekitar tubuh untuk membantu paru-paru yang mengembang.

Ya meskipun para penyintas polio yang menggunakan alat ini diprediksi tidak akan hidup lama, tapi Paul bisa bertahan selama 72 tahun.

Sebenarnya, Paul bisa mengganti paru-paru besi tersebut dengan ventilator, namun ia menolaknya karena kenyamanan dan kebisaannya itu.

Karena pengabdian dan ketabahannya itu, Paul Alexander diakui oleh Guiness World Records sebagai "Manusia Paru-paru Besi" yang hidup paling lama sepanjang sejarah. (pm)

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline20 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga38 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline57 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu