Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Menjawab Kritik DPR dan MPR: Basuki Siap Tunda Penerapan Tapera

K
Khoirul AnsoriEditor: Khoirul Ansori
|21:43 WIB
Bagikan:
Menjawab Kritik DPR dan MPR: Basuki Siap Tunda Penerapan Tapera
Menjawab Kritik DPR dan MPR: Basuki Siap Tunda Penerapan Tapera

PASUNDAN EKSPRES - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang juga Ketua Komite BP Tapera, Basuki Hadimuljono, menyampaikan penyesalannya terkait pelaksanaan program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang banyak menuai kritik. Program ini menjadi sorotan publik karena iuran yang dipotong dari gaji pegawai, dan Basuki merasa proses implementasinya terlalu terburu-buru.

Dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR di gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Basuki mengungkapkan kekhawatirannya tentang pendekatan yang diambil dalam penerapan Tapera. Ia menjelaskan bahwa program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah menerima suntikan dana dari APBN sebesar Rp 105 triliun, yang digunakan untuk subsidi bunga. Basuki memproyeksikan bahwa dana Tapera bisa mencapai Rp 50 triliun dalam satu dekade ke depan, tetapi ia mempertanyakan urgensi dari pelaksanaan program ini.

"Menurut saya pribadi, kalau memang ini belum siap kenapa kita harus tergesa-gesa. Harus diketahui, APBN sampai sekarang ini sudah Rp 105 triliun dikucurkan untuk FLPP, untuk subsidi bunga. Sedangkan untuk Tapera ini, mungkin dalam 10 tahun bisa terkumpul Rp 50 triliun. Jadi effort-nya dengan kemarahan ini saya pikir saya nyesel betul, saya nggak legowo lah," kata Basuki.

Pernyataan Basuki muncul setelah banyak kritik dari DPR dan Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet), yang meminta agar penerapan Tapera tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Menurut Basuki, ia sudah berkomunikasi dengan Menteri Keuangan untuk menindaklanjuti usulan penundaan penerapan program ini.

"Jadi apa yang sudah kami lakukan dengan 10 tahun FLPP, subsidi bunga, itu sudah Rp 105 triliun itu pun menarik uang berapa, 300-an lebih. Jadi kalau misalnya ada usulan, apalagi DPR, Ketua MPR, untuk diundur, menurut saya, saya udah kontak Bu Menteri Keuangan juga, kita akan itu," lanjut Basuki.

Kritik terhadap Tapera juga datang dari kelompok buruh yang meminta pemerintah untuk mencabut PP Nomor 21 Tahun 2024 tentang Tapera. Mereka menyoroti bahwa potongan pendapatan yang harus mereka tanggung setiap bulan mencapai 12%.

"Karena buruh sudah dipotong hampir 12%, pengusaha sudah hampir dipotong 18%. Buruh sudah dipotong jaminan pensiun 1%, jaminan kesehatan 1%, PPh 21 pajak 5%, jaminan hari tua 2%, sekarang Tapera 2,5%, total mendekati hampir 12%," ungkap Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, dalam aksi tolak PP Tapera di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (6/6).

Kritikan yang datang dari berbagai pihak menunjukkan bahwa kebijakan Tapera memerlukan peninjauan lebih mendalam untuk memastikan pelaksanaannya lebih matang dan adil bagi semua pihak yang terlibat. Dengan dialog dan evaluasi yang berkelanjutan, diharapkan kebijakan ini dapat diterapkan secara efektif dan diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat. 

Dalam konteks ini, penting bagi pemerintah untuk mendengarkan berbagai aspirasi dan kekhawatiran dari berbagai stakeholder, termasuk pekerja dan pengusaha, guna menemukan solusi yang tepat. Selain itu, penyesuaian kebijakan yang mempertimbangkan kondisi ekonomi dan sosial saat ini juga sangat diperlukan untuk memastikan keberhasilan program Tapera ke depannya.

Berita Terbaru

Dapat Nomor Urut 2 di Pilkades Wantilan, H Komarudin Ikhtiar untuk Lanjutkan Kepemimpinan

Dapat Nomor Urut 2 di Pilkades Wantilan, H Komarudin Ikhtiar untuk Lanjutkan Kepemimpinan

Subang4 jam lalu
Meriah, RT 09 Juara Mini Soccer Anak SD Desa Tambakmekar

Meriah, RT 09 Juara Mini Soccer Anak SD Desa Tambakmekar

Subang5 jam lalu
Gandeng DPRD Perkuat Sinergi, Karang Taruna Jadikan Bulan Bakti Momentum Konsolidasi

Gandeng DPRD Perkuat Sinergi, Karang Taruna Jadikan Bulan Bakti Momentum Konsolidasi

Subang5 jam lalu
Pemuda Campakasari Purwakarta Ditemukan Meninggal di Kamar

Pemuda Campakasari Purwakarta Ditemukan Meninggal di Kamar

Purwakarta6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

Headline7 jam lalu
Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Headline7 jam lalu
Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Lifestyle8 jam lalu
Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Nasional8 jam lalu
Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle9 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga9 jam lalu