Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pasca Gencatan Senjata dengan Israel, Hizbullah masih Menghitung Korban Tewas

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:30 WIB
Bagikan:
Pasca Gencatan Senjata dengan Israel, Hizbullah masih Menghitung Korban Tewas
Pasca Gencatan Senjata dengan Israel, Hizbullah masih Menghitung Korban Tewas (Image From: AP News)

PASUNDAN EKSPRES - Pasca gencatan senjata, Hizbullah masih menghitung korban tewas. Menurut empat pejabat senior, setelah gencatan senjata diumumkan,

Hizbullah masih harus berupaya menguburkan korban dan para pejuang yang gugur dalam serangan Israel. Hal tersebut adalah langkah awal dalam perjalanan panjang dan berat menuju pemulihan. 

Pasca Gencatan Senjata, Hizbullah masih Menghitung Korban Tewas 

Berdasarkan perkiraan internal dari tiga sumber, Hizbullah memperkirakan jumlah pejuangnya yang tewas selama 14 bulan konflik bisa mencapai ribuan.

Sebagian besar korban tersebut jatuh sejak Israel melancarkan serangan pada bulan September tahun lalu. 

Korban yang jatuh pada perang dengan Israel hinggal 4.000 orang, di mana hal tersebut lebih dari 10 kali lipat jumlah korban yang tewas dalam perang selama sebulan dengan Israel pada tahun 2006.

Hingga saat ini, otoritas Lebanon melaporkan sekitar 3.800 korban jiwa dalam konflik ini, tanpa membedakan antara pejuang dan warga sipil.

Para anggota Hizbullah masih terpukul akibat tewasnya mantan pemimpin mereka, yaitu Sayyed Hassan Nasrallah. Sementara itu, banyak masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat pengeboman besar-besar di pinggiran selatan Beirut. 

Dengan gencatan senjata yang mulai berlaku pada hari Rabu (27/11), agenda Hizbullah mencakup upaya untuk sepenuhnya membangun kembali struktur organisasinya, menyelidiki keamanannya yang memungkinkan Israel melancarkan serangan-serang mematikannya, serta melakukan tinjuan menyeluruh terhadap kinerja setahun terakhir. 

Serangan Israel telah membuat lebih dari 1 juta orang harus kehilangan tempat tinggal.

Seorang pejabat senior Lebanon yang memahami pandangan tentang Hizbullah mengatakan bahwa fokus utama Hizbullah saat ini adalah memastikan pengungsi dapat membangun kembali rumah mereka. 

Pejabat tersebut juga memperkirakan Hizbullah akan melakukan tinjauan besar-besar setelah perang, termasuk semua isu utama seperti hubungannya dengan Israel, persenjataan, dan politik internal Lebanon, di mana keberadaan senjata Hizbullah telah lama menjadi sumber konflik. 

Iran yang merupakan negara pendiri Hizbullah pada 1982 telah berjanji akan membantu rekonstruksi, di mana biaya yang diperlukan sangat besar.

Bank Dunia memperkirakan kerusakan pada sektor perumahan di Lebanon mencapai $2,8 miliar dengan 99.000 rumah mengalami kerusakan total dan sebagian. 

(ipa)

Berita Terbaru

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional5 jam lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta6 jam lalu
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang6 jam lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang6 jam lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga7 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional7 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle8 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang8 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle8 jam lalu