Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemberitahuan Mendadak: OPM Meminta Pegawai Jarak Jauh Pindah ke Washington

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|15:00 WIB
Bagikan:
Pemberitahuan Mendadak: OPM Meminta Pegawai Jarak Jauh Pindah ke Washington
Pemberitahuan Mendadak: OPM Meminta Pegawai Jarak Jauh Pindah ke Washington (Image From: Stars and Stripes)

PASUNDAN EKSPRES - Badan Sumber Daya Manusia Amerika Serikat, Office of Personnel Management (OPM), telah mengirimkan pemberitahuan kepada setidaknya dua lusin pegawai bahwa mereka hanya memiliki waktu sembilan hari untuk memutuskan apakah akan pindah ke Washington atau kehilangan pekerjaan mereka.

Keputusan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pegawai federal dan serikat pekerja yang mewakili mereka.

Pemberitahuan Mendadak bagi Pegawai Jarak Jauh

Menurut laporan yang dilansir dari Daily Post Nigeria, OPM mengirim email pada hari Rabu (26/2) kepada para pegawai yang bekerja secara remote, termasuk mereka yang berada ribuan mil dari Washington.

Email tersebut menyatakan bahwa mereka akan dipindahkan ke ibu kota Amerika Serikat dan diberikan batas waktu hingga 7 Maret untuk menerima keputusan tersebut.

Dalam memo tersebut, OPM juga menegaskan bahwa jika pegawai menolak untuk pindah, opsi untuk tetap bekerja di lembaga tersebut akan sangat terbatas.

Bahkan, terdapat kemungkinan bahwa mereka akan menghadapi tindakan administratif yang dapat berujung pada pemutusan hubungan kerja.

Kebijakan Relokasi yang Berbeda dari Kebijakan Sebelumnya

Keputusan ini menarik perhatian karena bertentangan dengan kebijakan sebelumnya di mana pemerintahan Presiden Donald Trump bersama Kepala Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), Elon Musk, justru ingin merelokasi pegawai federal berbasis Washington ke berbagai wilayah di seluruh negeri.

Namun, kebijakan terbaru ini justru memaksa pegawai jarak jauh untuk pindah ke Washington, sebuah langkah yang mengejutkan banyak pihak.

Serikat pekerja yang mewakili pegawai federal, National Federation of Federal Employees (NFFE), menyatakan bahwa ini adalah pertama kalinya pemerintahan Trump meminta pegawai untuk pindah ke Washington.

(ipa)

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional8 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang8 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang9 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang9 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional10 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang11 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional12 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle12 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang12 jam lalu