Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Prabowo Tetapkan Batas Baru, Potongan Ojol Tak Lagi Capai 20 Persen

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|10:58 WIB
Bagikan:
Prabowo Tetapkan Batas Baru, Potongan Ojol Tak Lagi Capai 20 Persen
GambarL Ilustrasi ojek online di Indonesia. (Sumber: Canva Pro)

PASUNDANEKSPRES.ID - Potongan ojol kini ditetapkan maksimal 8 persen setelah pemerintah mengeluarkan aturan baru yang mengubah skema pembagian penghasilan antara pengemudi dan perusahaan aplikator.

Kebijakan ini menggantikan ketentuan sebelumnya yang menetapkan potongan hingga 20 persen.

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan langsung keputusan tersebut saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 pada Jumat (1/5/2026).

Ia menilai potongan yang terlalu besar tidak memberikan ruang yang cukup bagi pengemudi untuk memperoleh penghasilan yang layak.

"Ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Ojol aplikator perusahaan minta disetor 20%. Gimana ojol setuju 20%? Bagaimana 15%? Berapa?? 10%, kalian minta 10%? Saya katakan di sini saya tidak setuju 10%," tegas Prabowo di Monumen Nasional, Jumat (1/5/2026), dikutip dari detik.com.

Potongan Ojol Maksimal 8 Persen, Skema Baru Berlaku

Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.

Aturan tersebut mengatur pembagian pendapatan baru dari sebelumnya 80:20 menjadi minimal 92:8.

Perubahan ini berarti pengemudi menerima porsi lebih besar dari setiap transaksi. Potongan ojol yang lebih rendah diharapkan berdampak langsung pada peningkatan penghasilan bersih para mitra pengemudi.

Selain mengatur pembagian pendapatan, pemerintah juga menetapkan kewajiban perlindungan kerja. Pengemudi akan mendapatkan akses terhadap BPJS Kesehatan serta jaminan kecelakaan kerja sebagai bagian dari kebijakan tersebut.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menyampaikan bahwa aturan ini tidak akan mengganggu sektor usaha kecil, khususnya pelaku usaha makanan dan minuman.

Ia menjelaskan bahwa potongan pendapatan ojol yang lebih kecil justru dapat menjaga stabilitas aktivitas ekonomi di tingkat mikro.

Kementerian UMKM bersama Kementerian Perhubungan akan melakukan pembahasan lanjutan dengan perusahaan aplikator. Langkah ini dilakukan untuk memastikan implementasi aturan berjalan sesuai ketentuan.

Respons dari pihak aplikator menunjukkan kesiapan untuk mengikuti kebijakan pemerintah. Grab Indonesia melalui CEO Neneng Goenadi menyatakan bahwa perusahaan menghormati keputusan tersebut dan akan mempelajari isi Perpres secara rinci sebelum menerapkannya.

Perusahaan lain di sektor yang sama juga menunggu kejelasan teknis terkait pelaksanaan aturan di lapangan. Penyesuaian diperlukan mengingat perubahan potongan ojol berpengaruh pada sistem operasional dan kemitraan.

Pelaksanaan aturan ini akan terus dipantau untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh pengemudi di berbagai daerah. Pemerintah menargetkan sistem yang lebih seimbang tanpa mengganggu keberlanjutan layanan transportasi online.

(pm)

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini2 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat4 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta4 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta4 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang5 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline5 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline6 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline6 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle8 jam lalu
Prabowo Tetapkan Batas Baru, Potongan Ojol Tak Lagi Capai 20 Persen | Pasundan Ekspres