Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Prabowo Ungkap Penyebab Gaji Guru dan ASN Rendah, Kekayaan Negara Disebut Mengalir ke Luar Negeri

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|14:04 WIB
Bagikan:
Prabowo Ungkap Penyebab Gaji Guru dan ASN Rendah, Kekayaan Negara Disebut Mengalir ke Luar Negeri
Prabowo menyebut aliran kekayaan ke luar negeri sebagai salah satu penyebab rendahnya gaji guru dan ASN. (Foto: okezone.com)

PASUNDANEKSPRES.ID - Presiden Prabowo Subianto mengungkap salah satu penyebab rendahnya gaji guru dan aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia. Menurutnya, kondisi tersebut tidak lepas dari aliran kekayaan negara yang selama bertahun-tahun keluar ke luar negeri.

Dalam pernyataannya, Prabowo menyebut bahwa fenomena ini telah berlangsung lama, bahkan sejak beberapa dekade lalu. Ia menilai bahwa meskipun Indonesia memiliki potensi ekonomi yang besar, manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan di dalam negeri.

Kekayaan Negara Disebut Banyak Mengalir ke Luar Negeri

Prabowo menjelaskan bahwa selama puluhan tahun terjadi apa yang ia sebut sebagai “outflow” atau aliran kekayaan nasional ke luar negeri.

Padahal, secara data perdagangan, Indonesia sebenarnya tidak mengalami kerugian. Ia menyebut bahwa nilai ekspor Indonesia selama ini selalu lebih besar dibandingkan impor.

“Kalau kita berdagang, kita menjual lebih banyak daripada membeli. Negara ini seharusnya tidak mengalami krisis ekonomi,” ujarnya.

Data UN Ungkap Potensi Kerugian Besar

Meski secara perdagangan surplus, Prabowo mengungkap adanya potensi kebocoran besar dalam pengelolaan kekayaan negara.

Berdasarkan data yang ia sebut berasal dari lembaga internasional seperti PBB (UN), keuntungan Indonesia selama puluhan tahun tidak sepenuhnya masuk ke dalam negeri.

Ia menyebut bahwa dalam kurun waktu sekitar 22 tahun, terdapat ratusan miliar dolar yang diduga tidak tercatat secara optimal dalam sistem ekonomi nasional.

Dampak pada Gaji Guru dan ASN

Menurut Prabowo, kondisi tersebut berdampak langsung pada kemampuan negara dalam menyediakan anggaran, termasuk untuk gaji guru dan ASN.

Ia menilai bahwa keterbatasan anggaran bukan semata karena kurangnya pendapatan negara, tetapi karena adanya kebocoran dan aliran dana yang tidak kembali ke dalam negeri.

“Ini sebabnya gaji guru rendah, gaji aparat rendah, karena anggaran kita tidak cukup kuat,” jelasnya.

Soroti Praktik Undervoicing

Prabowo juga menyoroti praktik ekonomi yang disebut sebagai undervoicing, yaitu tindakan melaporkan nilai transaksi lebih rendah dari yang sebenarnya.

Menurutnya, praktik ini dilakukan oleh sebagian pelaku usaha dengan cara menjual produk ke perusahaan luar negeri milik sendiri dengan harga lebih rendah dari nilai pasar.

Akibatnya, keuntungan besar justru tercatat di luar negeri, sementara di dalam negeri terlihat lebih kecil.

Pernyataan Prabowo menyoroti pentingnya pengelolaan kekayaan negara yang lebih transparan dan optimal.

Jika kebocoran ekonomi dapat ditekan, maka potensi peningkatan kesejahteraan, termasuk gaji guru dan ASN, dinilai bisa lebih besar di masa depan.

Berita Terbaru

BEM UI Turun ke Jalan Hari Ini, 5 Tuntutan Demo 28 Oktober Singgung Kebijakan Prabowo

BEM UI Turun ke Jalan Hari Ini, 5 Tuntutan Demo 28 Oktober Singgung Kebijakan Prabowo

Nasional10 menit lalu
IHSG Anjlok, Dampaknya Bisa Merembet ke Sektor Riil

IHSG Anjlok, Dampaknya Bisa Merembet ke Sektor Riil

Opini15 menit lalu
Polisi Tetapkan Sopir BYD yang Lindas Ojol di Blok M Jadi Tersangka

Polisi Tetapkan Sopir BYD yang Lindas Ojol di Blok M Jadi Tersangka

Nasional42 menit lalu
Puncak Grup E Jadi Taruhan, Begini Prediksi Persib vs Melbourne Victory Malam Ini

Puncak Grup E Jadi Taruhan, Begini Prediksi Persib vs Melbourne Victory Malam Ini

Olahraga56 menit lalu
ADVERTISEMENT
Warga Malaysia Boikot Produk Indonesia Imbas Kabut Asap Karhutla

Warga Malaysia Boikot Produk Indonesia Imbas Kabut Asap Karhutla

Nasional1 jam lalu
Korupsi Pemkab Bogor Diselidiki KPK, Jaro Ade Dijadwalkan Diperiksa 29 Oktober

Korupsi Pemkab Bogor Diselidiki KPK, Jaro Ade Dijadwalkan Diperiksa 29 Oktober

Jawa Barat1 jam lalu
Polemik Takedown 4 Jam Komdigi, DPR Ingatkan Pentingnya Kebebasan Berekspresi

Polemik Takedown 4 Jam Komdigi, DPR Ingatkan Pentingnya Kebebasan Berekspresi

Nasional1 jam lalu
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, BEM UI Bawa Lima Tuntutan dalam Aksi Demo 28 Oktober 2026

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, BEM UI Bawa Lima Tuntutan dalam Aksi Demo 28 Oktober 2026

Nasional1 jam lalu
Sumpah Pemuda, DP2KBP3A Subang Dorong Remaja Rencanakan Masa Depan

Sumpah Pemuda, DP2KBP3A Subang Dorong Remaja Rencanakan Masa Depan

Subang1 jam lalu
Ratusan Siswa SMP di Dramaga Bogor Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Ratusan Siswa SMP di Dramaga Bogor Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Jawa Barat1 jam lalu