Presiden Klub dan Komunitas Gowes Tempuh Ratusan Kilometer Surabaya–Jakarta Demi Dukung Persebaya Lawan Persija

PASUNDANEKSPRES.ID– Dukungan terhadap Persebaya Surabaya datang dengan cara yang tak biasa. Presiden Klub Persebaya, Azrul Ananda, bersama komunitas pesepeda menempuh perjalanan ratusan kilometer dari Surabaya menuju Jakarta untuk memberikan dukungan langsung kepada tim kebanggaan Bonek.
Perjalanan tersebut dimulai sejak Kamis (9/4/2026) dari Surabaya. Rombongan pesepeda menempuh rute panjang menuju ibu kota demi menyaksikan pertandingan Persebaya Surabaya melawan Persija Jakarta yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu malam (11/4/2026).
Azrul menjelaskan, perjalanan ini memiliki beberapa tujuan sekaligus. Selain sebagai kegiatan olahraga, gowes lintas kota tersebut juga dimanfaatkan untuk meningkatkan ketahanan fisik sekaligus menurunkan berat badan.
Menurutnya, aktivitas bersepeda jarak jauh menjadi cara efektif untuk kembali meningkatkan endurance setelah berat badannya sempat naik dalam beberapa waktu terakhir.
“Sekalian latihan endurance dan menurunkan berat badan, karena belakangan berat badan naik cukup banyak,” ujarnya.
Tidak hanya itu, perjalanan ini juga menjadi bagian dari persiapan sejumlah rekan pesepeda yang akan mengikuti event sepeda pada Mei mendatang. Karena itu, perjalanan jauh dari Surabaya ke Jakarta dianggap sebagai latihan yang tepat untuk mengukur kemampuan fisik.
“Teman-teman juga ada yang akan ikut event pada bulan Mei, jadi sekalian latihan,” katanya.
Selain aspek olahraga, perjalanan tersebut juga memiliki makna simbolis bagi Azrul. Ia sengaja mengenakan atribut Persebaya selama perjalanan untuk menunjukkan bahwa dukungan terhadap klub sepak bola bisa tetap dilakukan secara positif, termasuk melalui kegiatan olahraga seperti bersepeda.
Azrul menyebut, suasana hubungan antara suporter Persebaya, Bonek, dan suporter Persija Jakarta, Jakmania, saat ini sedang harmonis. Hal itu juga menjadi salah satu alasan dirinya percaya diri mengenakan atribut Persebaya selama perjalanan menuju ibu kota.
“Sekarang Bonek dan Jakmania sedang harmonis. Kami ingin menunjukkan bahwa bersepeda memakai baju Persebaya juga tidak masalah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa sepak bola seharusnya tetap berada dalam koridor sportivitas di lapangan, tanpa memicu konflik di luar pertandingan.
“Sepak bola itu di lapangan, jangan sampai lebih dari itu,” katanya.
Jika pada perjalanan sebelumnya garis finis berada di kawasan Monumen Nasional (Monas), kali ini Azrul dan rombongan menargetkan finis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Perjalanan panjang ini menjadi bukti konsistensi Azrul Ananda dalam mempromosikan gaya hidup sehat sekaligus mempererat hubungan komunitas sepeda dan suporter sepak bola di Indonesia.
