Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Program MBG Dievaluasi, BGN Hentikan Sementara Pengajuan Dapur Baru

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|13:45 WIB
Bagikan:
Program MBG Dievaluasi, BGN Hentikan Sementara Pengajuan Dapur Baru
Program Makan Bergizi Gratis dievaluasi oleh BGN dengan penghentian sementara pengajuan dapur baru. (Screenshot: DetikNews)

PASUNDANEKSPRES.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan menghentikan sementara pengajuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur baru untuk Program MBG. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program yang saat ini terus diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.

Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa penghentian sementara dilakukan agar pemerintah dapat lebih fokus menata dan memperbaiki dapur-dapur MBG yang telah beroperasi sebelum membuka pengajuan baru. Menurutnya, saat ini jumlah dapur yang telah beroperasi mencapai lebih dari 27 ribu unit sehingga perlu dilakukan penataan secara menyeluruh.

Evaluasi Program MBG Fokus pada Kualitas

Nanik menegaskan bahwa evaluasi Program MBG tidak berarti pemerintah menghentikan pelaksanaan program tersebut. Sebaliknya, langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Evaluasi mencakup berbagai aspek, mulai dari operasional dapur, distribusi makanan, kualitas pelayanan, keamanan pangan, hingga kesiapan sumber daya manusia yang terlibat dalam program. Pemerintah ingin memastikan manfaat Program Makan Bergizi Gratis benar-benar dirasakan masyarakat secara optimal.

Menurut BGN, jika dalam satu kecamatan jumlah dapur yang tersedia sudah mencukupi kebutuhan penerima manfaat, maka pembangunan dapur baru tidak akan diprioritaskan. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga efisiensi penggunaan anggaran.

Pemerataan Program MBG ke Wilayah 3T

Selain meningkatkan kualitas layanan, evaluasi Program MBG juga diarahkan untuk memperluas jangkauan ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang hingga kini masih belum tersentuh secara optimal.

Nanik menyebut arahan Presiden Prabowo Subianto adalah memastikan pemerataan manfaat program, bukan sekadar menambah jumlah dapur. Karena itu, pemerintah akan lebih fokus memastikan seluruh anak yang menjadi sasaran program mendapatkan layanan gizi yang memadai.

BGN Prioritaskan Bumil, Busui, dan Balita

Dalam evaluasi Program MBG, BGN juga menyoroti kelompok prioritas yang dikenal sebagai 3B, yaitu ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita. Kelompok tersebut dinilai menjadi sasaran paling penting dalam intervensi gizi untuk mencegah stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan generasi mendatang.

BGN menegaskan bahwa fokus program ke depan tidak hanya mengejar jumlah penerima manfaat, tetapi juga memastikan bantuan gizi diberikan kepada kelompok yang paling membutuhkan.

Tata Kelola dan Sistem Pengawasan Akan Diperkuat

Sementara itu, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan pihaknya akan memperkuat tata kelola dan sistem pengawasan program. Berbekal pengalaman sebagai auditor, ia menilai sistem informasi, validasi data, serta pengendalian internal perlu diintegrasikan agar pelaksanaan program tidak bergantung pada individu tertentu.

Menurutnya, penguatan sistem menjadi langkah penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan di masa mendatang.

Berita Terbaru

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang7 menit lalu
10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

Subang9 menit lalu
Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Subang12 menit lalu
Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Subang16 menit lalu
ADVERTISEMENT
DPRD Purwakarta Dukung DPMPTSP Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Pemalsuan SLHS SPPG

DPRD Purwakarta Dukung DPMPTSP Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Pemalsuan SLHS SPPG

Purwakarta18 menit lalu
Program Subang Leucir Ditargetkan Selesai pada 2027, DPRD Soroti Kebutuhan Anggaran

Program Subang Leucir Ditargetkan Selesai pada 2027, DPRD Soroti Kebutuhan Anggaran

Subang21 menit lalu
Debit Dua Sumber Mata Air PDAM Purwakarta Turun 60 Persen

Debit Dua Sumber Mata Air PDAM Purwakarta Turun 60 Persen

Purwakarta23 menit lalu
Sambang Warga, Kapolsek Plered Imbau Jaga Kamtibmas

Sambang Warga, Kapolsek Plered Imbau Jaga Kamtibmas

Purwakarta35 menit lalu
Persib Bikin Sejarah di Korea! FC Seoul Dibungkam, Maung Bandung Ukir Rekor di ACL Two

Persib Bikin Sejarah di Korea! FC Seoul Dibungkam, Maung Bandung Ukir Rekor di ACL Two

Olahraga43 menit lalu
Jalan Braga Berubah Jadi Lautan Kuning! Tabebuya Bermekaran, Bandung Makin Instagramable Pekan Ini

Jalan Braga Berubah Jadi Lautan Kuning! Tabebuya Bermekaran, Bandung Makin Instagramable Pekan Ini

Lifestyle53 menit lalu