Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Program MBG Digedor Massa, Kantor BGN Dipenuhi Sindiran dan Tuntutan

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|10:05 WIB
Bagikan:
Program MBG Digedor Massa, Kantor BGN Dipenuhi Sindiran dan Tuntutan
Foto: Suasana aksi Aliansi MBG Watch di depan Kantor BGN saat menyampaikan kritik terhadap program MBG. (Sumber: Okezone)

PASUNDANEKSPRES.ID - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi MBG Watch menggelar aksi demonstrasi untuk menyuarakan kritik dan tuntutan evaluasi terhadap program MBG di depan Kantor Badan Gizi Nasioonal (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

Aksi tersebut tak hanya menghadirkan orasi dan tuntutan evaluasi, tetapi juga dipenuhi berbagai simbol protes yang menyita perhatian masyarakat dan pengguna media sosial.

Sejumlah poster bernada kritik, bunyi dentingan peralatan dapur, hingga pembagian makanan gratis menjadi rangkaian aksi yang menggambarkan ketidakpuasan sebagian kalangan terhadap pelaksanaan program MBG.

Massa menilai program yang menjadi salah satu agenda besar pemerintah itu perlu dikaji ulang secara menyeluruh agar tujuan mulianya tidak tercoreng persoalan tata kelola.

Poster-Poter Pedas Warnai Aksi Protes Program MBG

Dilansir dari Tribun News, sejak tiba sekitar pukul 13.00 WIB, peserta aksi langsung membentangkan dan menebar berbagai poster berisi kritik terhadap program MBG.

Tulisan-tulisan yang dibawa massa terlihat lugas dan menyentil isu yang belakangan ramai diperbincangkan publik.

Salah satu poster yang paling mencuri perhatian bertuliskan "BENERAN GRATIS GA PAKE UANG PAJAKMU". Kalimat tersebut menjadi simbol kemarahan massa terhadap dugaan penyimpangan yang dikaitkan dengan pelaksanaan program MBG.

Poster lain bertuliskan "Beli di UMKM, Ga Pake Markup" juga terlihat dibawa peserta aksi sebagai sindiran terhadap proses pengadaan yang dinilai perlu lebih transparan.

Beragam tulisan dalam poster itu bukan sekadar alat demonstrasi. Pesan yang dibawa massa menunjukkan tuntutan agar pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program MBG benar-benar diawasi secara ketat sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat tanpa menimbulkan polemik berkepanjangan.

Program MBG Disindir Lewat Pembagian Makanan Gratis

Selain membawa poster dan peralatan dapur, massa juga membagikan sejumlah makanan kepada masyarakat sekitar. Gorengan berisi tahu, onde-onde, hingga lontong dibagikan secara cuma-cuma sebagai bagian dari aksi.

Koordinator Advokasi MBG Watch, Galau, mengatakan pembagian makanan tersebut merupakan bentuk sindiran sekaligus pesan bahwa masyarakat juga mampu berbagi tanpa menggunakan anggaran negara.

"Hari ini kita ingin membagi makanan secara gratis, tanpa uang negara, tanpa uang pajak yang dibayarkan secara rutin oleh setiap warga negara. Ini adalah sumbangsih kolektif, pengumpulan dari uang seadanya yang dimiliki oleh dompet, kantong masyarakat. Makanan yang bergizi dan tadi yang sudah makan juga tidak keracunan," ungkap Galau dikutip dari Tribun News.

Tak berhenti pada aksi simbolik, massa juga melakukan penyegelan simbolis terhadap kantor BGN menggunakan tali berwarna kuning dan hitam yang dipasang melintang di area papan nama kantor.

Anggota Koalisi MBG Watch, Agus Sarwono, menegaskan pihaknya meminta program MBG dihentikan sementara atau dimoratorium hingga proses evaluasi dan perbaikan tata kelola dilakukan secara menyeluruh.

“Iya, kalau penekanan kami tentu tegas. Stop, moratorium dulu, berhenti dulu, jeda sejenak, perbaiki tata kelolanya,” kata Agus saat diwawancarai di depan kantor BGN, Rabu (10/6/2026).

Menurut Agus, evaluasi perlu menyasar berbagai aspek penting, mulai dari pengendalian konflik kepentingan, proses pengadaan barang, hingga keterbukaan informasi terkait mekanisme seleksi mitra.

Ia menilai potensi konflik kepentingan menjadi salah satu persoalan yang harus mendapat perhatian serius karena dapat membuka peluang terjadinya praktik korupsi.

Selain itu, MBG Watch juga meminta transparansi mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan program MBG.

Mereka menyoroti adanya dugaan keterkaitan sejumlah mitra dan yayasan dengan kelompok kepentingan tertentu, termasuk unsur politik.

(pm)

Berita Terbaru

Bareskrim Polri Gerebek Gudang Balpres Ilegal di Subang, 1.257 Bal Senilai Rp15 Miliar Disita

Bareskrim Polri Gerebek Gudang Balpres Ilegal di Subang, 1.257 Bal Senilai Rp15 Miliar Disita

Headline6 menit lalu
Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, Sistem Keselamatan Jadi Sorotan

Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, Sistem Keselamatan Jadi Sorotan

Nasional6 menit lalu
Kang Rey Dorong Ekonomi Kreatif, Kang Akur Perkuat Pembinaan Pemuda

Kang Rey Dorong Ekonomi Kreatif, Kang Akur Perkuat Pembinaan Pemuda

Headline26 menit lalu
Roy Suryo Minta Jaksa Hadirkan Silfester Matutina di Sidang Kasus Ijazah Jokowi

Roy Suryo Minta Jaksa Hadirkan Silfester Matutina di Sidang Kasus Ijazah Jokowi

Nasional28 menit lalu
ADVERTISEMENT
Persib Bandung Hajar Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Kokoh di Puncak Grup E ACL 2

Persib Bandung Hajar Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Kokoh di Puncak Grup E ACL 2

Olahraga48 menit lalu
Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini11 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat13 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta13 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang13 jam lalu
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta13 jam lalu