Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Redakan Banjir, BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek hingga 8 Maret 2025

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|16:02 WIB
Bagikan:
Redakan Banjir, BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek hingga 8 Maret 2025
Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) meminta kepada kepala daerah wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) siaga adanya potensi banjir susulan-Dok.BNPB-

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Jabodetabek hingga 8 Maret 2025.

Langkah ini diambil guna mengurangi intensitas hujan yang berpotensi memperparah kondisi banjir di sejumlah daerah terdampak.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa operasi ini bertujuan untuk menekan curah hujan dalam beberapa hari ke depan.

“BNPB akan melaksanakan OMC sampai 8 Maret 2025. Mudah-mudahan dengan adanya operasi ini, kita bisa mengurangi hujan untuk sementara waktu,” ujarnya dalam konferensi pers daring, Selasa (4/3/2025).

Pelaksanaan OMC akan menyesuaikan dengan informasi peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna meminimalkan dampak hujan deras yang dapat memperburuk banjir di wilayah Jabodetabek.

Saat ini, beberapa daerah di Jabodetabek masih terendam banjir akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

BNPB berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, BMKG, serta pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran operasi ini.

Suharyanto juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang untuk mengantisipasi kemungkinan dampak banjir susulan.

Operasi Modifikasi Cuaca merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mengendalikan cuaca ekstrem, khususnya saat musim hujan.

Teknik ini dilakukan dengan penyemaian awan untuk mengatur pola hujan agar turun di wilayah yang lebih aman dan tidak berisiko memperparah banjir.

Sementara itu, berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, sebanyak 105 Rukun Tetangga (RT) dan lima ruas jalan terendam banjir per Selasa (4/3/2025).

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebutkan bahwa Jakarta Timur menjadi wilayah terdampak paling parah dengan 47 RT tergenang banjir.

“BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 105 RT dan lima ruas jalan,” kata Yohan.

Pemerintah daerah dan BNPB terus berupaya melakukan langkah mitigasi guna meminimalisir dampak bencana bagi warga terdampak.

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional9 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang9 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang10 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang10 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional11 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang12 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional13 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle13 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang13 jam lalu