Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tanggapan Habib Luthfi Terkait Kebijakan Izin Tambang untuk Organisasi Masyarakat

K
Khoirul AnsoriEditor: Khoirul Ansori
|20:00 WIB
Bagikan:
Tanggapan Habib Luthfi Terkait Kebijakan Izin Tambang untuk Organisasi Masyarakat
Tanggapan Habib Luthfi Terkait Kebijakan Izin Tambang untuk Organisasi Masyarakat

Habib Luthfi, seorang anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang juga dikenal sebagai pendakwah terkemuka, memberikan tanggapannya terkait langkah Presiden Joko Widodo yang memberikan izin usaha pertambangan (IUP) kepada organisasi masyarakat keagamaan. Dalam pernyataannya, Habib Luthfi tidak secara tegas menyatakan apakah ia menolak atau mendukung kebijakan tersebut. Ia menyatakan bahwa hingga saat ini, ia hanya mengikuti keputusan pemerintah tanpa pernah diajak untuk berdiskusi mengenai kebijakan ini.

"Saya tidak pernah diajak untuk berdiskusi. Saya tidak bisa memberikan jawaban pasti. Kami hanya mengikuti keputusan pemerintah. Jika dianggap baik, silakan saja," ungkap Habib Luthfi saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu (12/6/2024).

Habib Luthfi juga menyatakan bahwa hingga saat ini, pihaknya belum memberikan masukan terkait kebijakan pemberian izin tambang kepada organisasi masyarakat kepada Presiden Jokowi.

"Kami tidak memberikan masukan. Saya tidak bisa membuat keputusan semudah itu," tambahnya.

Menanggapi beberapa organisasi masyarakat keagamaan yang menolak kebijakan tersebut, Habib Luthfi memilih untuk tidak banyak berkomentar. Baginya, semua pihak memiliki hak untuk mengambil keputusan dalam konteks demokrasi.

"Biarkan mereka memiliki hak untuk berpendapat. Kami harus menghargai pendapat dan prinsip demokrasi," ungkap Habib Luthfi.

Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, disebutkan bahwa izin usaha pertambangan dapat diberikan kepada organisasi masyarakat. Lahan tambang yang akan diberikan izin usahanya kepada organisasi masyarakat tersebut adalah bekas Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi I, yang meliputi PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Arutmin Indonesia, PT Kendilo Coal Indonesia, PT Adaro Energy Tbk, PT Multi Harapan Utama (MAU), dan PT Kideco Jaya Agung.

Lahan tersebut akan dialokasikan kepada enam organisasi masyarakat yang merupakan pilar utama dalam masing-masing agama, yaitu Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persatuan Gereja Indonesia (PGI) untuk agama Kristen, Kantor Waligereja Indonesia untuk agama Katolik, Hindu, dan Buddha.

Meskipun demikian, beberapa organisasi masyarakat telah menyatakan penolakan terhadap izin tambang tersebut. Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), dan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) hingga saat ini menolak tawaran dari pemerintah. Sementara Muhammadiyah tampaknya enggan untuk terburu-buru dalam menerima tawaran tersebut.

Berita Terbaru

Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Jawa Barat12 menit lalu
BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

Headline15 menit lalu
Pabrik BYD di Subang Diprotes Warga Soal Tenaga Kerja Lokal

Pabrik BYD di Subang Diprotes Warga Soal Tenaga Kerja Lokal

Subang2 jam lalu
Permenaker BSU 2026 Terbit, Ini Syarat Penerima dan Besaran Dananya

Permenaker BSU 2026 Terbit, Ini Syarat Penerima dan Besaran Dananya

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prediksi Cuaca Kabupaten Subang Sabtu 31 Oktober 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Berawan

Prediksi Cuaca Kabupaten Subang Sabtu 31 Oktober 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Berawan

Lifestyle4 jam lalu
Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Subang12 jam lalu
DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline15 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline16 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline16 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline16 jam lalu