Borong Pemain Timnas Persib Bandung Disebut JDT Versi Indonesia

PASUNDANEKSPRES.ID - Bursa transfer Liga 1 2025 belum resmi dibuka, namun Persib Bandung sudah lebih dulu mencuri perhatian.
Rumor kedatangan Joey Pelupessy dan Maarten Paes membuat publik sepak bola nasional ramai menyematkan satu julukan menarik “Persib adalah JDT versi Indonesia.”
Julukan itu tentu bukan tanpa alasan. Dalam beberapa musim terakhir, Persib terlihat konsisten membangun skuad dengan merekrut pemain berlevel tim nasional, baik lokal maupun diaspora.
Pola ini mengingatkan banyak pengamat pada Johor Darul Ta’zim (JDT), klub raksasa Malaysia yang mendominasi liga domestik lewat kekuatan skuad bertabur pemain timnas.
Jika rumor ini benar, maka Persib sedang menegaskan arah kebijakan transfer yang jelas kualitas, pengalaman, dan mental juara.
Joey Pelupessy dikenal sebagai gelandang pekerja keras dengan jam terbang tinggi di Eropa, sementara Maarten Paes adalah kiper modern dengan kemampuan distribusi bola yang kuat.
Dua profil yang bukan hanya menambah kedalaman skuad, tapi juga menaikkan standar internal tim.
Strategi ini menunjukkan bahwa Persib tidak lagi sekadar ingin kompetitif, melainkan ingin berkuasa secara berkelanjutan.
Mengumpulkan pemain timnas membuat klub punya fondasi kuat untuk tampil konsisten di liga, turnamen Asia, hingga menjaga brand Persib sebagai magnet pemain top.
Namun, di balik pujian, muncul pula kekhawatiran. Dominasi satu klub berpotensi membuat persaingan Liga 1 terasa timpang dan monoton.
Kekhawatiran ini sama seperti yang sempat terjadi di Liga Malaysia ketika JDT terlalu jauh meninggalkan para pesaingnya.
Meski begitu, ada sudut pandang lain yang tak kalah penting. Langkah Persib justru bisa menjadi pemicu klub-klub lain untuk berbenah.
Ketika satu tim menaikkan standar, yang lain dipaksa mengejar. Jika itu terjadi, kualitas liga secara keseluruhan justru bisa meningkat.
Apakah Persib benar-benar sedang membangun “dinasti” ala JDT? Ataukah ini hanya fase ambisi jangka pendek? Jawabannya akan terlihat di musim 2026.
Namun satu hal sudah pasti Persib kembali menjadi pusat cerita utama sepak bola Indonesia.
