Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Media Malaysia Sebut Sebagai Anak Emas

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|09:44 WIB
Bagikan:
Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Media Malaysia Sebut Sebagai Anak Emas
tangkapan layar dari Instagram @feeds.timnas

PASUNDANEKSPRES.ID - FIFA ASEAN Cup 2026 menjadikan atmosfer sepak bola di Indonesia kembali mencuri perhatian dunia.

Gianni Infantino selaku Presiden FIFA resmi menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026, sebuah turnamen baru dalam agenda resmi sepak bola global.

Penunjukan ini mempertegas posisi Indonesia sebagai pusat perhatian di kawasan Asia Tenggara.

Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. FIFA menilai Indonesia sukses menyelenggarakan berbagai ajang internasional dengan standar tinggi.

Mulai dari manajemen pertandingan, keamanan, hingga antusiasme suporter yang luar biasa menjadi faktor utama.

Fanatisme masyarakat Indonesia terhadap sepak bola bahkan dinilai sebagai salah satu yang paling kuat di dunia.

Tak hanya FIFA, klub-klub besar Eropa kini mulai melirik Indonesia sebagai destinasi penting.

AC Milan dan Chelsea dikabarkan berencana menggelar tur pramusim dan bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia telah berkembang menjadi pasar sepak bola global yang sangat menjanjikan.

Sementara Indonesia menikmati momentum positif, kondisi berbeda justru terjadi di Malaysia. Sepak bola negeri jiran itu tengah diguncang krisis kepercayaan.

Kelompok suporter Ultras Malaya bahkan melontarkan ancaman boikot besar-besaran terhadap federasi sepak bola mereka.

Kegaduhan ini muncul setelah pengumuman bahwa Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.

Media Malaysia mempertanyakan keputusan FIFA, mengingat beberapa tahun lalu Indonesia sempat mengalami sanksi dan pembenahan internal. Namun kini, Indonesia justru dianggap sebagai “anak emas” FIFA.

Jika ditelusuri lebih dalam, jawabannya terletak pada profesionalisme. Berdasarkan data dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, FIFA secara terbuka memuji kualitas penyelenggaraan event di Indonesia.

Alasan FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia

Kesuksesan FIFA Series di Jakarta menjadi salah satu bukti nyata bagaimana Indonesia mampu menghadirkan standar kelas dunia.

FIFA menilai Indonesia tidak hanya memiliki infrastruktur stadion yang modern, tetapi juga sistem manajemen yang solid.

Dukungan pemerintah serta kedisiplinan suporter membuat setiap turnamen berjalan aman dan sukses.

Bahkan, setiap event yang digelar di Indonesia dinilai mampu meningkatkan nilai komersial dan eksposur sepak bola secara signifikan.

Efek domino dari kepercayaan FIFA ini juga dirasakan di level klub.

Kehadiran tim-tim besar seperti Chelsea dan AC Milan di Indonesia menunjukkan bahwa Nusantara kini menjadi magnet baru sepak bola dunia.

Klub-klub tersebut tidak hanya datang untuk bertanding, tetapi juga merasakan atmosfer luar biasa dari suporter Indonesia.

Di sisi lain, Malaysia justru menghadapi tekanan besar dari dalam negeri. Ultras Malaya menuntut transparansi dan perbaikan prestasi federasi.

Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi hingga batas waktu yang ditentukan, mereka mengancam akan mengosongkan stadion bahkan memboikot kompetisi domestik.

Situasi ini menciptakan kontras yang tajam. Indonesia bergerak menuju modernisasi dan pengakuan global, sementara Malaysia masih berkutat dengan konflik internal.

Hilangnya dukungan suporter tentu bisa berdampak serius terhadap masa depan sepak bola mereka.

Apa yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa Indonesia sedang menapaki babak baru dalam sejarah sepak bola.

Penunjukan sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026, pujian dari FIFA, hingga kehadiran klub-klub elite Eropa menjadi sinyal kuat bahwa sepak bola Indonesia berada di jalur yang tepat.

Namun di balik kesuksesan tersebut, ada pelajaran penting. Sinergi antara federasi, pemerintah, dan suporter adalah kunci utama.

Tanpa dukungan dari tribune, sepak bola hanya akan menjadi permainan di atas lapangan yang kehilangan ruhnya.

Berita Terbaru

Prediksi Port FC Vs Persib: Misi Putus Kutukan di Thailand, Apakah Maung Bandung Bisa Bikin Kejutan?

Prediksi Port FC Vs Persib: Misi Putus Kutukan di Thailand, Apakah Maung Bandung Bisa Bikin Kejutan?

Olahraga23 menit lalu
Wisata Ekstrim! Subang Punya Penangkaran Buaya Legendaris di Jalur Pantura

Wisata Ekstrim! Subang Punya Penangkaran Buaya Legendaris di Jalur Pantura

Lifestyle38 menit lalu
Dapat Nomor Urut 2 di Pilkades Wantilan, H Komarudin Ikhtiar untuk Lanjutkan Kepemimpinan

Dapat Nomor Urut 2 di Pilkades Wantilan, H Komarudin Ikhtiar untuk Lanjutkan Kepemimpinan

Subang11 jam lalu
Meriah, RT 09 Juara Mini Soccer Anak SD Desa Tambakmekar

Meriah, RT 09 Juara Mini Soccer Anak SD Desa Tambakmekar

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gandeng DPRD Perkuat Sinergi, Karang Taruna Jadikan Bulan Bakti Momentum Konsolidasi

Gandeng DPRD Perkuat Sinergi, Karang Taruna Jadikan Bulan Bakti Momentum Konsolidasi

Subang12 jam lalu
Pemuda Campakasari Purwakarta Ditemukan Meninggal di Kamar

Pemuda Campakasari Purwakarta Ditemukan Meninggal di Kamar

Purwakarta13 jam lalu
Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

Headline13 jam lalu
Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Headline14 jam lalu
Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Lifestyle15 jam lalu
Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Nasional15 jam lalu