PSSI Resmi Tunjuk Alexander Zwiers Jadi Direktur Teknik Baru

JAKARTA - PSSI akhirnya mengumumkan penunjukan Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik (Dirtek) yang baru, setelah posisi tersebut lama dibiarkan kosong.
Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam konferensi pers di Hotel Mulia, Jakarta, Senin malam (25/8/2025).
Dengan terisinya posisi krusial ini, spekulasi mengenai siapa yang akan menduduki kursi Dirtek PSSI pun berakhir.
Zwiers merupakan pria asal Belanda berusia 50 tahun yang memiliki pengalaman panjang di dunia sepak bola.
Ia lahir pada 15 Juni 1975 dan telah lebih dari 15 tahun berkecimpung sebagai pelatih.
Ia juga memegang lisensi UEFA Pro, sertifikasi tertinggi kepelatihan di Eropa.
Kariernya mencakup pengalaman internasional di Belanda, Arab Saudi, Qatar, hingga Irlandia.
Salah satu pencapaiannya yang paling menonjol adalah membawa Timnas Yordania lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Dalam konferensi pers, Zwiers menegaskan bahwa keberhasilan Yordania bukan hanya hasil kerja pribadinya, melainkan buah kerja keras seluruh tim.
Ia melihat Indonesia kini berada di titik penting menuju Kualifikasi Piala Dunia, dengan lawan berat menanti seperti Arab Saudi dan Irak pada Oktober mendatang.
Sebagai Direktur Teknik, Zwiers bertanggung jawab penuh atas pengembangan semua level timnas, mulai dari U-17, U-20, U-23, hingga tim senior yang kini ditangani Patrick Kluivert.
Ia berjanji akan memantau perkembangan sepak bola nasional selama 100 hari pertama masa jabatannya.
Fokus pada Pembinaan dan Liga
Zwiers menekankan pentingnya pengembangan liga yang sehat, memberi kesempatan bermain lebih banyak bagi pemain muda, serta menghapus regulasi yang justru membatasi perkembangan mereka.
Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan pelatih. Menurutnya, pelatih bukan hanya harus berpengalaman, tetapi juga mampu menyampaikan ilmu dengan efektif kepada para pemain.
Zwiers berharap dapat membawa perubahan besar dalam sistem sepak bola Indonesia, mulai dari akar rumput hingga tim nasional.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pelatih, pemain, dan manajemen, sekaligus menggali potensi dari berbagai daerah di tanah air.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Istri saya orang Indonesia, dan kami sudah empat tahun tinggal di Karawaci. Indonesia kini seperti rumah kedua bagi saya,” kata Zwiers.
Dengan rekam jejak yang solid di level internasional, publik menaruh harapan besar agar Zwiers mampu mengangkat prestasi sepak bola Indonesia dan mewujudkan target ambisius: lolos ke Piala Dunia. (Disway/idr)
