Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Authority Bias Bukan Jaminan: Kasus Penipuan Investasi Selebgram RFS Gresik

H
HubaEditor: Huba
|16:00 WIB
Bagikan:
Authority Bias Bukan Jaminan: Kasus Penipuan Investasi Selebgram RFS Gresik

Oleh: Nur Abdi Anugrah

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nuswantoro

Ratusan warga Gresik jadi korban investasi bodong RFS, dengan kerugian mencapai Rp3 miliar. Kasus penipuan investasi ilegal bermodus Ponzi oleh selebgram RFS (nama lengkap disebut dalam berita) di Gresik meledak akhir 2025 hingga awal 2026, menarik perhatian nasional. Polres Gresik resmi menetapkan RFS sebagai tersangka pada Desember 2025 setelah puluhan hingga ratusan korban

melapor, dengan total kerugian mencapai Rp3 miliar lebih. Pelaku mulai promosi sejak 2024 melalui unggahan Instagram glamor tentang bisnis FnB (food and beverage), menjanjikan keuntungan harian hingga 20% dengan skema rekrutmen anggota baru. Pencairan dana mandek sejak April 2024, memicu gelombang laporan setelah korban sadar tertipu skema Ponzi yang bergantung pada downline untuk bertahan. Authority Bias Theory Authority Bias Theory, yang berakar dari eksperimen Stanley Milgram

(1963) tentang ketaatan terhadap otoritas, menggambarkan bagaimana individu cenderung mematuhi atau mempercayai figur yang dianggap berwibawa, bahkan jika bukti bertentangan. Teori ini diperluas dalam psikologi sosial untuk menjelaskan pengaruh figur publik seperti influencer atau selebriti, di mana status sosial tinggi mereka menciptakan persepsi keahlian otomatis tanpa verifikasi.[ – adaptasi dari pola

kasus] Di era digital, bias ini dimanfaatkan pelaku penipuan untuk membangun kepercayaan instan melalui citra sukses, membuat korban mengabaikan red flag seperti janji return tidak realistis atau absennya regulasi resmi. Aplikasi pada Kasus RFS Gresik Dalam kasus ini, RFS memanfaatkan authority bias secara cerdik lewat postingan Instagram yang menampilkan gaya hidup hedon—mobil mewah,

liburan, dan pesta FnB—serta testimoni palsu dari "investor sukses" lokal. Korban, mayoritas warga Gresik dan sekitarnya, melihat RFS sebagai figur otoritatif karena follower jutaan dan image pengusaha sukses, sehingga langsung setoran modal tanpa cek izin OJK atau prospektus legal. Skema Ponzi berkembang pesat via efek domino: anggota awal yang untung sementara merekrut teman/keluarga,

memperkuat ilusi legitimasi karena "selebgram terkenal saja yang jalankan". Saat inflow berhenti, sistem runtuh, meninggalkan korban kehilangan tabungan hingga ratusan juta per orang. Authority Bias Gagal Lindungi Korban Meskipun authority bias membantu navigasi keputusan cepat di dunia informasi berlimpah, ia justru jadi celah lebar bagi penipu digital yang fabrikasi persona ahli via filter Instagram dan

endorsement bayaran. Korban RFS terjebak karena over-rely pada karisma pelaku daripada data faktual, seperti laporan OJK tentang entitas ilegal atau pola Ponzi klasik (untung awal dari modal korban baru). Kasus ini mirip tren nasional di mana kerugian investasi bodong tembus triliunan rupiah tahunan, dengan influencer sebagai "wajah tepercaya" yang ambruk saat polisi turun tangan. (*)

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini34 menit lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat2 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta2 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta2 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang3 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline3 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline4 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline4 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle5 jam lalu