Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Antrean Warga Mengular di Disdukcapil, Urus Identitas Kependudukan Digital

A
Adam SumartoEditor: Indrawan Setiadi
|18:27 WIB
Bagikan:
Antrean Warga Mengular di Disdukcapil, Urus Identitas Kependudukan Digital
Warga memadati Kantor Disdukcapil Purwakarta di Jalan Mr. Dr. Kusuma Atmaja, Kelurahan Nagri Tengah, untuk mengurus Identitas Kependudukan Digital (IKD), Jumat (22/5/2026).

PASUNDANEKSPRES.ID - Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Purwakarta yang berlokasi di Jalan Mr. Dr. Kusuma Atmaja, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, dipadati antrean warga yang urus identitas kependudukan digital, Jumat (22/5/2026).

Antrean tersebut sudah terlihat sejak tiga hari terakhir. Mayoritas warga yang datang merupakan para orang tua yang mengurus Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk persyaratan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 tingkat SMA/SMK sederajat.

Pantauan di lokasi, antrean warga tampak mengular hingga keluar area kantor pelayanan untuk mengurusidentitas kependudukan digital. Bahkan, Disdukcapil Purwakarta membuka layanan tambahan di halaman kantor guna mempercepat proses permohonan pembuatan IKD.

Petugas pun terlihat membantu warga mulai dari proses unduh aplikasi, registrasi, hingga pemindaian QR Code aktivasi IKD.

Salah seorang warga, Erna, mengaku sengaja datang untuk membuat IKD sebagai persiapan pendaftaran sekolah anaknya ke SMA Negeri 3 Purwakarta.

"Katanya buat mempermudah identitas yang ada di digital untuk mempermudah buat daftar sekolah," kata Erna kepada wartawan saat ditemui di lokasi.

Ia mengatakan proses pembuatan IKD berjalan cukup lancar meski antrean cukup ramai.

"Alhamdulillah lancar, walaupun mengantre. masuk langsung diarahkan buat unduh aplikasi IKD, dibantu petugas, terus scan QR," ujarnya.

Hal serupa disampaikan warga lainnya, Yuni. Ia rela mengantre demi memenuhi salah satu syarat administrasi pendaftaran sekolah anaknya.

"Enggak apa-apa ngantre juga, demi anak. Katanya buat persyaratan masuk SMA," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Purwakarta, Muhamad Husni, membenarkan lonjakan permohonan pembuatan IKD terjadi dalam tiga hari terakhir.

Menurutnya, masyarakat berbondong-bondong datang karena beredar informasi bahwa IKD menjadi syarat SPMB.

"Banyaknya masyarakat yang datang ke Dukcapil ini sudah tiga hari terakhir, mulai Senin kemarin. Informasi yang kami dapatkan, masyarakat menggunakan IKD untuk bagian dari SPMB," kata Husni.

Meski demikian, Husni menegaskan bahwa berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 420 Tahun 2026 tentang petunjuk teknis penerimaan murid baru, IKD sebenarnya tidak menjadi syarat wajib dalam SPMB.

"Yang dipersyaratkan itu kartu keluarga dan dokumen kependudukan lainnya, khususnya KTP orang tua. IKD tidak dipersyaratkan," ujarnya.

Tentang Identitas Kependudukan Digital

Ia menjelaskan, IKD merupakan layanan identitas kependudukan berbasis digital yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2022 dan sifatnya opsional.

"Jadi KTP elektronik tetap berjalan, IKD juga berjalan. Tidak serta-merta dengan adanya IKD lalu KTP dihentikan, tidak seperti itu," ucapnya.

Menurut Husni, IKD memiliki sejumlah fungsi, salah satunya mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan secara daring melalui aplikasi.

Dalam aplikasi tersebut, pengguna dapat menampilkan data kependudukan seperti KTP digital, kartu keluarga, hingga Kartu Identitas Anak (KIA).

"Di IKD nanti tampil kartu keluarga, KTP yang bersangkutan, termasuk KIA anak-anak pemilik IKD itu sendiri," katanya.(add)

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional10 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang10 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang10 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang11 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional12 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang13 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional13 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle14 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang14 jam lalu