Cuaca Buruk, Kapolsek Plered Imbau Pengguna Jalan di Purwakarta Wasdapa dan Jaga Konsentrasi

PASUNDANEKSPRES.ID - Sebuah kendaraan minibus Toyota Calya mengalami kecelakaan tunggal di jalan raya Cirata tepatnya di Kampung Cadas Gantung, Desa Cilangkap, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Rabu (21/1/2026).
Kecelakaan tunggal melibatkan mobil dengan nomor polisi T-1272-BH ini dikemudikan oleh Robi Desta Permana (33) warga Kampung Sukatani, Desa Cibingbin, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, sekitar pukul 04.15 WIB.
Diduga akibat kurangnya konsentrasi sopir, mobil hilang kendali dan mengalami out of control (OC). Beruntung seluruh sopir selamat dalam insiden ini.
Kapolsek Plered, AKP Ali Murtadho menjelaskan, kendaraan melaju dari arah Cirata menuju arah Plered, ketika di lokasi kejadian dengan kondisi jalan menanjak dan menikung pengemudi hilang kendali sehingga menabrak pembatas jalan menyebabkan mobil terbalik.
"Diduga karena kurang konsentrasi, kendaraan minibus Toyota Calya mendadak bergerak ke kanan hingga menabrak pembatas jalan lalu terguling," Jelas Ali saat dihubungi melalui whatsapp pribadinya, Rabu (21/1/2026).
Kapolsek menambahkan, beruntung peristiwa kecelakaan ini tidak mengakibatkan korban jiwa, tapi kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 25 juta. Kasus kecelakaan tunggal ini telah ditangani Satlantas Polres Purwakarta.
"Hanya supir saja, tak ada penumpang dalam mobil tersebut. Pengemudi yang mengalami luka ringan, bahu sebelah kiri terkilir. Sedangkan untuk kendaraan mengalami kerusakan bagian depan, bagian kiri dan bagian atas," jelas Ali kepada PAsundan Ekspres.
Kapolsek mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap waspada dan menjaga konsentrasi, terutama saat melintasi jalur tikungan di tengah kondisi cuaca hujan.
Ali menyebut, kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang ini menuntut pengemudi untuk lebih berhati-hati dan waspada.
"Jika masih mampu dan urgent, maka mengemudilah dengan hati-hati, kurangi kecepatan sesuai dengan visibilitas, pastikan jarak mata memandang minimal 10-15 meter, dan jaga jarak sesuai dengan waktu atau ruang bereaksi. Waspadai hal-hal yang tidak terduga. Istirahat yang cukup dan jangan berkendara saat mengantuk. Mengutamakan keselamatan saat berkendara adalah langkah terbaik untuk menghadapi tantangan ini," Ucap Ali.(mas/sep)
