Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Disperkim: Pengembang Perumahan Wajib Bangun Fasus dan Fasum

M
MaldiansyahEditor: Asep
|14:09 WIB
Bagikan:
Disperkim: Pengembang Perumahan Wajib Bangun Fasus dan Fasum
Kepala Disperkim Kabupaten Purwakarta, Suhartini memimpin rapat koordinasi yang melibatkan asosiasi pengembang dan instansi terkait, Kamis (21/5/2026).(Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID-Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Purwakarta kembali menegaskan aturan main pembangunan perumahan. Seluruh pengembang perumahan diminta untuk mematuhi kewajiban pembangunan Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasus) sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal ini dilakukan guna menjamin kenyamanan, keamanan, dan kesejahteraan penghuni, serta menertibkan administrasi aset dan pertanggungjawaban keuangan pembangunan.

Peringatan ini disampaikan langsung oleh Kepala Disperkim Kabupaten Purwakarta, Suhartini dalam rapat koordinasi yang melibatkan asosiasi pengembang dan instansi terkait, Kamis (21/5/2026).

Ia menyebutkan, masih ditemukan sejumlah kasus di mana perumahan sudah dihuni, namun tidak dilengkapi fasilitas penunjang. Seperti jalan lingkungan, saluran air, taman, tempat ibadah, hingga sarana pendidikan belum dibangun atau belum diserahkan pengelolaannya kepada pemerintah daerah.

"Kami melihat masih ada ketidakpatuhan dari sebagian Pengembang Perumahan. Mereka lebih dulu menyelesaikan unit rumah untuk dijual, namun mengabaikan kewajiban membangun Fasum dan Fasus. Padahal, dalam izin mendirikan bangunan dan perjanjian pengembang, hal ini sudah menjadi kewajiban mutlak yang tidak bisa ditawar," tegas Suhartini kepada Pasundan Ekspres.

Lebih lanjut dijelaskan, ketentuan ini juga berkaitan erat dengan tata kelola keuangan dan aset daerah yang diawasi oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Biaya pembangunan fasilitas umum dan sosial tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari nilai investasi dan perhitungan aset.

Jika tidak dibangun atau tidak diserahkan kata suhartini, hal itu akan menjadi temuan dalam pemeriksaan administrasi dan keuangan. Pasalnya hal itu menyangkut kewajiban penyediaan aset milik masyarakat yang dikelola pemerintah.

"Pos anggaran untuk pembangunan Fasum dan Fasus sudah harus masuk dalam Rencana Anggaran Biaya sejak awal perencanaan. Dana itu sudah ada, harus digunakan sesuai tujuannya. Jika tidak dibangun, ini bisa menjadi indikasi penyimpangan penggunaan anggaran atau aset yang akan kami laporkan dan koordinasikan dengan KPKNL untuk verifikasi lebih lanjut," tambahnya.

Batas Waktu Tegas Bagi Pengembang Perumahan

Pihak dinas menetapkan batas waktu tegas bagi Pengembang Perumahan yang belum menyelesaikan fasilitas penunjang untuk segera merampungkannya.

Bagi yang tetap tidak patuh, sanksi bertahap akan diberlakukan, mulai dari teguran tertulis, penghentian izin pembangunan baru, hingga pencabutan izin usaha dan proses hukum sesuai peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Jaya selaku Kepala Legal Formal PT Persada Perumahan Fortuna dan sebagai perwakilan pengembang yang hadir menyatakan siap berkoordinasi dan mematuhi aturan.

Mereka berjanji akan mempercepat penyelesaian fasilitas yang tertunda demi menjaga kepercayaan masyarakat dan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.

"Diharapkan dengan penegasan ini, setiap kawasan perumahan yang dibangun nantinya tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga lingkungan hunian yang lengkap, tertata, dan layak huni sesuai standar yang ditetapkan pemerintah," pungkasnya.(mas/sep)

Berita Terbaru

Bareskrim Polri Gerebek Gudang Balpres Ilegal di Subang, 1.257 Bal Senilai Rp15 Miliar Disita

Bareskrim Polri Gerebek Gudang Balpres Ilegal di Subang, 1.257 Bal Senilai Rp15 Miliar Disita

Headline12 menit lalu
Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, Sistem Keselamatan Jadi Sorotan

Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, Sistem Keselamatan Jadi Sorotan

Nasional12 menit lalu
Kang Rey Dorong Ekonomi Kreatif, Kang Akur Perkuat Pembinaan Pemuda

Kang Rey Dorong Ekonomi Kreatif, Kang Akur Perkuat Pembinaan Pemuda

Headline32 menit lalu
Roy Suryo Minta Jaksa Hadirkan Silfester Matutina di Sidang Kasus Ijazah Jokowi

Roy Suryo Minta Jaksa Hadirkan Silfester Matutina di Sidang Kasus Ijazah Jokowi

Nasional34 menit lalu
ADVERTISEMENT
Persib Bandung Hajar Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Kokoh di Puncak Grup E ACL 2

Persib Bandung Hajar Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Kokoh di Puncak Grup E ACL 2

Olahraga54 menit lalu
Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini11 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat13 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta13 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang13 jam lalu
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta13 jam lalu
Disperkim: Pengembang Perumahan Wajib Bangun Fasus dan Fasum | Pasundan Ekspres