Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Imbas Harga Pertamax Naik, Warga Beralih Massal ke Pertalite

M
MaldiansyahEditor: Asep
|07:00 WIB
Bagikan:
Imbas Harga Pertamax Naik, Warga Beralih Massal ke Pertalite
Sejumlah pengendara rela mengantre untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite yang lebih murah dibandingkan Pertamax yang mengalami kenaikan harga signifikan.(Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Sejak kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter, terjadi antrean signifikan di sejumlah SPBU wilayah Purwakarta.Banyak warga dan pengendara yang sebelumnya menggunakan Pertamax kini beralih memilih Pertalite dengan harga tetap Rp10.000 per liter.

Pantauan di SPBU Pertamina Jalan Veteran dan sekitar wilayah perkotaan di Purwakarta, antrean pengisian Pertalite tampak lebih panjang dibandingkan biasanya. Sebaliknya, jalur pengisian Pertamax terasa lebih sepi.

"Selisih harganya lumayan jauh, hampir Rp6.000 per liter. Kalau dipakai setiap hari untuk kerja dan antar anak sekolah, bedanya terasa sekali di kantong," ujar salah seorang warga kepada Pasundan Ekspres, Rian (34), kemarin.

Hal senada disampaikan Iwan (29), pengemudi ojek daring. Ia menyatakan kondisi ekonomi saat ini membuat biaya operasional harus ditekan seketat mungkin.

"Sebelumnya pakai Pertamax, tapi sekarang tidak sanggup. Pertalite masih aman, kendaraan tetap jalan lancar dan pengeluaran lebih terkontrol," tambahnya.

Pembelian Pertamax Turun Cukup Tajam

Pihak pengelola SPBU mencatat penjualan Pertalite naik sekitar 15–20 persen dalam satu minggu terakhir, sedangkan pembelian Pertamax turun cukup tajam.

"Kami pastikan stok Pertalite tetap aman dan cukup untuk kebutuhan warga sehari-hari," ujar petugas SPBU.

Pertalite memiliki angka oktan RON 90, cukup aman untuk sebagian besar kendaraan keluaran terbaru, dan menjadi pilihan tengah naiknya harga kebutuhan pokok lainnya.

Warga berharap ke depannya harga BBM bisa kembali stabil agar beban pengeluaran tidak semakin berat.

"Dan untuk stok Pertalite, sejumlah SPBU menargetkan pesanan BBM jenis Pertalite lebih banyak dari biasanya namun juga tidak mengurangi stok Pertamax," pungkasnya.(mas/sep)

Berita Terbaru

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional23 menit lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta1 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta1 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat3 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat3 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang3 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional4 jam lalu
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga4 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional4 jam lalu